14 Februari 2018

Kalio Cumi

Kalio Cumi ala Wulan
Kalio Cumi ala Wulan

Pengalaman adalah guru terbaik. Yup, familiar dengan kalimat bijak tersebut tho? Nah, hal inilah yang sedang aku fokuskan kepada si Wulan, sepupuku, pasal kegiatan rumah tangga, khususnya pada kegiatan di sekitar dapur atau pasal memasak. Pengalaman akan diperoleh berbanding lurus dengan jam terbang atau aktivitas langsung pada kegiatan tersebut. Hmm, ada juga kalimat bijak yang berbunyi, 'practice makes perfect' dan 'learning by doing', yang jika ditafsirkan memiliki makna yang kurang lebih sama.

Lho, lho, lho, kok jadi membahas kalimat bijak sih? Hehehehe. Ya, pada tulisan kali ini kembali aku akan menulis catatan tentang perkembangan si Wulan (Tomboy) dalam hal memasak. Dan menu masakan yang akan dipraktekkan kali ini adalah Kalio Cumi ala Wulan.

Oh iya, sudah pada tahu kan apa itu 'kalio'? Yup, kalio adalah salah satu masakan khas dari ranah Minang, ada yang mengatakan kalio ini adalah rendang setengah jadi. Hmm, penjelasan awam dan mudahnya adalah dengan membandingkan tiga jenis menu masakan, yaitu gulai, kalio dan rendang. Yang membedakannya adalah kadar kandungan air dan lama memasaknya.

Gulai pada umumnya dalam keadaan berkuah atau basah dan waktu memasaknya paling cepat. Kemudian kalio pada umumnya dalam keadaan agak basah atau setengah kering, kuahnya lebih kental dan waktu memasaknya lebih lama dari gulai. Lalu rendang yang pada umumnya dalam keadaan kering dan waktu memasaknya lebih lama dari kalio. Nah, jadi kenapa kalio disebut sebagai rendang setengah jadi karena prosesnya tersebut, dalam arti gulai sudah lewat tapi rendang belum sampai, hehehehe.

Hmm, oke deh, ayo kita lihat bagaimana si Wulan praktek memasak kalio cumi versinya sendiri.

Bahan-bahan:
-  250 gr cumi-cumi
-  2 buah kentang
-  65 ml santan
-  350 ml air
-  1 lbr daun kunyit
-  1 lbr daun jeruk purut
-  2 lbr daun salam
-  1 batang serai, memarkan.
-  2 keping asam kandis
-  3 sdm minyak goreng, untuk menumis bumbu.
-  250 ml minyak goreng, untuk menggoreng kentang.

Bumbu halus:
-  5 buah cabe merah
-  4 siung bawang merah
-  2 siung bawang putih
-  3 buah kemiri
-  1 ruas lengkuas
-  5 cm jahe
-  1/2 sdt lada
-  1/2 sdt ketumbar
-  1 sdt garam
-  2 sdt gula pasir

bumbu halus
bumbu halus
aneka bumbu
aneka bumbu

Cara pembuatan:
  1. Siapkan cumi-cumi, sisihkan kepala dan tentakelnya, buang tintanya. Kemudian potong sesuai selera.

    siapkan cumi-cumi
    siapkan cumi-cumi
    cumi-cumi telah siap
    cumi-cumi telah siap

  2. Kupas kentang, lalu potong memanjang atau sesuai selera, kemudian goreng.

    kentang goreng
    kentang goreng

  3. Kemudian panaskan minyak goreng untuk menumis bumbu. Cukup gunakan api kecil-sedang.

    panaskan minyak goreng
    panaskan minyak goreng

  4. Kemudian masukkan bumbu halus, lalu tumis sampai mengeluarkan aroma.

    tumis bumbu halus
    tumis bumbu halus

  5. Lalu masukkan serai, daun kunyit, daun jeruk purut dan daun salam. Aduk rata.

    masukkan serai, daun kunyit, daun jeruk dan daun salam
    masukkan serai, daun kunyit, daun jeruk dan daun salam

  6. Kemudian tambahkan sedikit air, lalu masukkan cumi-cumi. Kemudian aduk rata.

    masukkan cumi-cumi
    masukkan cumi-cumi

  7. Kemudian masukkan santan, air, asam kandis dan gula pasir. Lalu aduk rata.

    tambahkan santan, air, asam kandis dan gula pasir
    tambahkan santan, air, asam kandis dan gula pasir

  8. Kemudian masukkan kentang goreng, lalu aduk rata. Tunggu sampai kandungan air agak mengering dan mengeluarkan minyak, jangan lupa diaduk agar bumbu meresap merata.

    tambahkan kentang goreng
    tambahkan kentang goreng

  9. Nah, jika kandungan air sudah mulai mengering dan mengeluarkan minyak, itu artinya kalio cumi sudah matang. Kemudian matikan api kompor. Proses memasak sekitar 18-20 menit.

    kalio cumi telah matang
    kalio cumi telah matang

  10. Lalu sajikan di dalam sebuah piring atau wadah.

    sajikan
    sajikan

  11. Tarraaa, Kalio Cumi ala Wulan siap untuk dinikmati. ^,^

    Kalio Cumi ala Wulan
    Kalio Cumi ala Wulan

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar