26 Januari 2018

Masuk Singapura Sulit? Aah, Kata Siapa?

Paspor
Paspor

3 skenario: melenggang mulus, melenggang melalui babak play-off (via random security check), atau tidak lolos (dipulangkan atau dideportasi). Hmm, masuk Singapura susah atau dipersulit? Hehehehe, sebenarnya tidak juga kok, apalagi tujuan kita ke sana adalah untuk liburan, menghabiskan uang atau sekedar lewat saja. Hmm, sebenarnya sudah banyak dibahas dan diceritakan oleh rekan-rekan travel blogger baik yang berasal dari Indonesia ataupun dari negara lain tentang petugas imigrasi Singapura yang katanya jutek, pelit senyum dan rada gualak, hahahaha.

Sekali lagi, sebenarnya relatif sih. Lha wong yang namanya petugas imigrasi Singapura orangnya lain-lain dan banyak. Mungkin yang mendapat pengalaman kurang mengenakan pas lagi dapat petugas yang memang seperti diceritakan. Tapi ada juga kok yang mulus-mulus saja ketika masuk ke Singapura. Nah, relatif kan? Hehehehe.

Nah, bagi yang pertama kali akan berkunjung ke Singapura, ada baiknya terlebih dahulu membaca, memahami dan melengkapi segala dokumen dan persyaratan yang diperlukan untuk bisa masuk ke negara 'imut' Singapura. Dokumen dan persyaratan dasar untuk masuk ke negara Singapura berdasar halaman situs www.ica.gov.sg (Immigration & Checkpoints Authority) adalah sebagai berikut.
  1. Paspor yang masa berlakunya lebih dari 6 bulan dari tanggal kadaluwarsa
    Perhatikan waktu jatuh tempo atau kadaluwarsa paspor anda dan pastikan lebih dari 6 bulan dari waktu jatuh temponya.

    paspor
    paspor

  2. Dana yang cukup selama berada di Singapura
    Dana yang dimaksud bisa berupa dalam bentuk uang tunai dan non-tunai (kartu kredit, kartu debit, ATM dan sebagainya, untuk bisa digunakan di Singapura kartu-kartu tersebut harus berlogo visa atau mastercard). Tidak ada besaran pasti berapa nilai yang dimaksud 'cukup' tersebut, sebagai acuan siapkan dana sekitar SGD 50-100 untuk sehari per orang.
    Sebagai informasi, sebenarnya pasal petugas menanyakan berapa dana kita selama di Singapura adalah untung-untungan. Contohnya, aku selama beberapa kali masuk ke Singapura belum pernah sekalipun ditanya oleh petugas imigrasi pasal berapa dana yang dibawa, hehehehe.
    .
  3. Kartu Kedatangan/Keberangkatan (Disembarkation/Embarkation Card) yang telah diisi lengkap
    Biasanya kartu ini sering juga disebut dengan kartu imigrasi. Kartu ini dibagikan oleh pramugari atau petugas dalam keadaan kosong atau belum diisi ketika kita sedang berada di dalam pesawat menuju ke Singapura, atau jika dari Batam dengan menggunakan kapal laut dibagikan oleh petugas saat kita check-in dengan kondisi kartu sudah terisi sebagian sehingga kita hanya tinggal melengkapi data yang belum diisi saja.
    Isilah kartu tersebut dengan lengkap dan benar karena data-data yang diisikan pada kartu ini dijadikan bahan pertimbangan oleh petugas. Sebagai contoh, berikut contoh kartu yang telah diisi.

    D/E Card (sudah diisi)
    D/E Card (sudah diisi)
    .
  4. Visa
    Pasal visa tidak perlu dipikirkan karena warga dengan paspor Indonesia dibebaskan visa untuk bisa masuk ke Singapura.
    .
  5. Tiket pulang
    Sebenarnya pasal tiket pulang (ke negara asal) sifatnya relatif atau hanya jika ditanyakan oleh petugas imigrasi. Akan tetapi akan lebih baik, aman dan tenang apabila telah dipersiapkan dari awal.
    Apabila setelah dari Singapura anda akan meneruskan perjalanan ke negara lainnya atau istilahnya hanya singgah sejenak di Singapura, anda bisa menunjukkan tiket perjalanan ke negara tersebut.
    .
  6. Bukti bahwa anda bisa masuk ke negara tujuan selanjutnya, contohnya visa untuk negara tujuan selanjutnya
    Pasal ini hanya berlaku apabila setelah dari Singapura anda akan melanjutkan perjalanan ke negara lain yang mengharuskan ada visa. Hmm, untuk orang Indonesia, jika negara tujuan selanjutnya adalah negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam atau negara ASEAN lainnya, pasal ini tidak perlu dipikirkan.
    .
  7. Sertifikat Vaksinasi Demam Kuning (Yellow Fever Vaccination Certificate)
    Pasal ini berlaku untuk wisatawan yang berasal dari beberapa negara Afrika dan Amerika Selatan, atau bagi wisatawan yang sebelum masuk ke Singapura dalam rentang waktu 6 hari berkunjung ke negara-negara tersebut. Pasal ini tidak perlu dipikirkan apabila anda tidak termasuk di dalam kategori tersebut.

Nah, dari 7 persyaratan dasar tersebut yang mesti dipersiapkan dari rumah cukup 3 persyaratan saja, yaitu paspor, dana dan tiket pergi-pulang atau tiket terusan ke negara lain. Sementara kartu imigrasi baru akan diperoleh apabila sudah di dalam perjalanan menuju ke Singapura.

Sebagai tambahan, anda juga bisa mempersiapkan itinenary atau jadwal susunan acara selama berada di Singapura dan tanda bukti booking tempat penginapan selama di Singapura. Atau jika anda memiliki keluarga atau teman yang berdomisili di Singapura juga bisa diminta alamat dan nomor kontaknya. Hal seperti ini akan sangat berguna apabila nantinya kita terkena pemeriksaan lanjutan atau random security check oleh petugas imigrasi Singapura. Oh iya, taruh dan simpan dokumen-dokumen penunjang tersebut di tempat yang mudah dijangkau, akan sangat menghemat waktu apabila dokumen-dokumen penunjang tersebut diperlukan saat pemeriksaan.

Hmm, kalau semuanya sudah siap ya saatnya beraksi. Kuncinya adalah berpenampilan dan bersikaplah dengan wajar. Jangan terlalu jutek tapi jangan juga terlalu genit, hahahaha. Kemudian apabila ditanya oleh petugas, jawablah secukupnya dan jangan berlebihan, apalagi kalau anda tiba-tiba menjawab sementara petugas tidak bertanya kepada anda, hehehehe.

Oh iya, jangan lupa istirahat yang cukup dan makan yang cukup sebelum melakukan perjalanan, karena bukan mustahil pada hari keberangkatan anda tersebut bertepatan dengan waktu ramai sehingga antrian panjang, bisa memakan waktu yang cukup lama untuk sekedar melewati pemeriksaan imigrasi. Terlebih jika sedang sial, yaitu terkena random security check yang bisa menyita waktu lebih lama, huhuhuhu.

Nah, ketika giliran kita tiba cukup serahkan paspor dan kartu imigrasi yang sudah diisi dengan benar dan lengkap kepada petugas. Hmm, biasanya sih dengan 2 dokumen ini saja cukup, kemudian petugas imigrasi akan memberi cap stempel masuk ke negara Singapura di halaman paspor kita, hehehehe. Ini contoh skenario paling lancar yang diharapkan wisatawan, iya tho? Minimal petugas hanya melakukan cross-check dengan bertanya berdasarkan data-data yang kita isi di kartu imigrasi, seperti berapa lama di Singapura? Atau akan menginap di mana? Maka jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai dengan fakta atau data-data yang telah anda isi.

paspor
paspor
kartu imigrasi
kartu imigrasi

Atau akan terjadi skenario yang tidak diinginkan, yaitu terkena random security check. Hmm, yang perlu diperhatikan dan ditekankan, apabila kita terkena pemeriksaan lanjutan atau random security check adalah bukan berarti kita salah atau bermasalah. Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu ketika aku bersama rombongan sedang kunjungan kerja ke Singapura, ada salah satu rekanku yang terkena random security check.

Cukup lama dan menyita waktu, ada lah aku dan rombongan menunggu selama sekitar 2 jam. Setelah proses selesai, menurut pengakuan rekanku tersebut yang akhirnya dinyatakan tidak bermasalah dan diizinkan masuk ke Singapura adalah karena namanya mirip dengan salah satu nama yang tertera di dalam daftar imigrasi, entah daftar apalah katanya, hehehehe. Ya, tapi ya itu, apabila kita telah masuk ke ruang pemeriksaan, rangkaian pemeriksaan harus dilakukan secara lengkap dari A sampai Z, sudah SOP-nya begitu alasan mereka (baca: petugas imigrasi).

Oh iya, kartu imigrasi terdiri dari dua bagian, yaitu kartu kedatangan (sisi sebelah kiri) dan kartu keberangkatan (sisi sebelah kanan). Nah, oleh petugas imigrasi kartu kedatangan akan diambil oleh mereka, sementara kartu keberangkatan akan diserahkan kembali kepada kita. Ingat, simpan baik-baik kartu keberangkatan ini karena akan ditanyakan dan diminta ketika kita akan keluar dari negara Singapura kemudian.

kartu imigrasi (kedatangan), diambil petugas
kartu imigrasi (kedatangan), diambil petugas

Nah, 2 dokumen inilah yang penting dan mesti dijaga dengan baik (apalagi sampai rusak dan hilang, jangan sampai deh, hehehehe) selama kita berada di Singapura, yaitu paspor dan kartu imigrasi (keberangkatan). Oke deh, selamat datang di Singapura. ^,^

kartu imigrasi (keberangkatan), dikembalikan kepada kita
kartu imigrasi (keberangkatan), dikembalikan kepada kita
paspor dengan stempel masuk Singapura
paspor dengan stempel masuk Singapura

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar