17 November 2014

Mengganti Dan Menyetel Platina Toyota Kijang Super (5K)

Platina (Contact Point Set)
Platina (Contact Point Set)


Acara main montir-montiran kali ini adalah praktek mengganti sekaligus menyetel platina (contact point set) pada si Kirun (Toyota Kijang Super, 5K-KF40). Platina adalah salah satu komponen dari sistem pengapian konvensional pada kendaraan. Cara kerjanya mekanik sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dan penyetelan ulang secara berkala agar kinerjanya tetap optimal. Yup, inilah salah satu seni merawat kendaraan tua, hehehehe.

Dapatkan harga promo penawaran menarik dengan membeli platina Denso di sini:

platina denso
bukalapak

shopee

tokopedia

jd.id


Oke deh, ayo kita mulai acara main montir-montirannya, hehehehe.

  1. Siapkan peralatan berupa obeng (+), (-), kunci ring 8', 19' dan alat ukur celah (feeler gauge).

    aneka peralatan
    aneka peralatan

  2. Siapkan platina atau contact point set yang baru. Untuk mobil Toyota Kijang Super (5K) biasanya menggunakan platina merk Denso dengan kode produk 029350-0870.

    platina (contact point set)
    platina (contact point set)

  3. Buka kap mesin, lalu lepas seluruh kabel busi dan juga tutup delco (cap distributor) dari tempatnya (lihat tanda panah).

    lepas kabel busi dan tutup delco
    lepas kabel busi dan tutup delco
    kabel busi dan tutup delco telah dilepas
    kabel busi dan tutup delco telah dilepas

  4. Sebelum platina lama dilepas dari dudukannya, ada baiknya kita posisikan dahulu platina pada celah bukaan atau renggangan terbesar. Untuk mengetahui kondisi tersebut, lepas rotor dari tempatnya, lalu lihat bukaan celah platina (lihat panah A) dan posisi tumit ebonit platina bersinggungan dengan bagian sudut pada nok delco atau cam distributor (lihat panah B).
    Oh iya, untuk dapat memposisikan atau memutar nok delco agar sudutnya tepat bersinggungan dengan tumit ebonit platina sehingga platina pada posisi celah bukaan atau renggangan terbesar, caranya adalah dengan memutar baut puli kruk as (pulley crankshaft) menggunakan kunci ring 19'.
    Hmm, jika cara tersebut dianggap sulit dimengerti, bisa dilakukan dengan cara memposisikannya pada posisi Top-1 atau Top-4. Contoh pada kasus kali ini akan dicoba memposisikan pada posisi Top-1. Caranya pasang kembali rotor pada tempatnya, lalu putar baut pada puli kruk as sehingga rotor tepat lurus menghadap ke busi nomor 2. Nah, setelah mendapatkan posisi yang dimaksud, lepas lagi rotor dari tempatnya.

    posisikan platina pada celah renggangan terbesar
    posisikan platina pada celah renggangan terbesar
    puli kruk as (crankshaft pulley)
    puli kruk as (crankshaft pulley)
    baut puli kruk as
    baut puli kruk as
    posisi top 1, rotor menghadap lurus ke busi nomor 2
    posisi top 1, rotor menghadap lurus ke busi nomor 2

  5. Kemudian kendurkan 2 buah mur pengunci klip kabel platina dengan menggunakan kunci ring 8' (lihat tanda panah). Setelah itu lepas klip kabel platina dari tempatnya.

    kendurkan mur
    kendurkan mur
    2 buah mur yang harus dikendurkan
    2 buah mur yang harus dikendurkan
    lepas klip kabel platina dari tempatnya
    lepas klip kabel platina dari tempatnya

  6. Kemudian kendurkan 2 buah sekrup pengunci platina (lihat tanda panah) dengan menggunakan obeng (+), lalu lepas platina dari dudukannya.

    kendurkan sekrup pengunci platina
    kendurkan sekrup pengunci platina
    platina telah dilepas
    platina telah dilepas
    platina lama
    platina lama

  7. Kemudian bersihkan daerah di sekitar dudukan platina jika terdapat kotoran (lihat tanda panah).

    bersihkan daerah sekitar dudukan platina
    bersihkan daerah sekitar dudukan platina

  8. Siapkan platina baru sebelum dipasang pada tempatnya. Beri gemuk (grease) secukupnya pada tumit ebonit platina (lihat tanda panah). Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya aus pada tumit ebonit platina yang bersinggungan dengan nok delco (cam distributor).

    platina baru dan grease
    platina baru dan grease
    beri grease pada tumit ebonit platina
    beri grease pada tumit ebonit platina

  9. Kemudian pasang platina baru pada tempatnya, lalu kencangkan sedikit kedua sekrup penguncinya (lihat tanda panah). Jangan terlalu kencang dulu karena selanjutnya akan dilakukan penyetelan platina.

    pasang platina baru tempatnya
    pasang platina baru tempatnya

  10. Kemudian pasang klip kabel platina pada tempatnya (lihat panah A), lalu kencangkan 2 buah mur pengunci (lihat panah B).

    pasang klip kabel platina dan kencangkan mur
    pasang klip kabel platina dan kencangkan mur

  11. Nah, sekarang kita masuk ke acara penyetelan platina. Sebagai informasi, celah platina sesuai rekomendasi pabrikan adalah 0,4 - 0,5 milimeter. Gunakan alat pengukur celah (feeler gauge) untuk mengukurnya.
    Caranya adalah sebagai berikut:
    - Posisikan feeler gauge pada celah platina (lihat panah A).
    - Tempatkan obeng (-) pada lekukan di dekat sekrup pengunci platina sebelah kanan dan di antara 2 tanda titik pada piringan dudukan platina (lihat panah B), lalu cari celah platina yang pas dengan menggeser platina dengan obeng (-).
    - Jika sudah mendapat celah yang pas, kencangkan sekrup (lihat panah C).
    - Lalu kencangkan sekrup lainnya (lihat panah D)

    atur celah platina 0,4 - 0,5 mm
    atur celah platina 0,4 - 0,5 mm
    proses penyetelan platina
    proses penyetelan platina

  12. Setelah mendapatkan setelan platina yang pas, pasang kembali rotor pada tempatnya (lihat tanda panah).

    pasang kembali rotor
    pasang kembali rotor

  13. Bersihkan kotoran pada tutup delco, biasanya terdapat kerak yang berwarna putih (lihat tanda panah). Gunakan obeng (-) kecil atau amplas untuk membersihkannya. 

    bersihkan kotoran pada tutup delco
    bersihkan kotoran pada tutup delco

  14. Kemudian pasang kembali tutup delco (cap distributor) dan seluruh kabel busi (lihat tanda panah). Perhatikan urutan kabel busi agar tidak salah dalam pemasangan.

    pasang kembali tutup delco dan kabel busi
    pasang kembali tutup delco dan kabel busi

  15. Setelah itu tes dengan menyalakan mesin mobil. Perhatikan dan pastikan mesin menyala dengan normal. Selesai. ^,^

    tes dengan menyalakan mesin
    tes dengan menyalakan mesin

Tonton video-nya di sini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...