12 Desember 2013

Persiapan Teknis Singkat Sebelum Bekendara (Studi Kasus Pada Mobil Toyota Kijang Super)

Toyota Kijang Super (5K-KF40)
Toyota Kijang Super (5K-KF40)

Persiapan teknis singkat sebelum berkendara, studi kasus pada mobil Toyota Kijang Super (5K-KF40).

Oke deh, ayo kita mulai acaranya, hehehehe.
  • Buka kap mesin. Caranya dengan menarik tuas pembebas kunci kap mesin yang terletak di sekitar sebelah kanan bawah dashboard, di bawah kisi-kisi AC bagian pengemudi.
    Kemudian berpindah posisi ke bagian depan mobil, lalu tekan dan tahan pengait atau kunci kap mesin yang terletak di sekitar bagian tengah bawah kap mesin, kemudian angkat kap mesin, lalu pasang atau kaitkan besi penopang kap mesin.

    tarik tuas pembebas kunci kap mesin
    tarik tuas pembebas kunci kap mesin
    tahan pengait, lalu angkat kap mesin
    tahan pengait, lalu angkat kap mesin
    pengait
    pengait
    kaitkan besi penopang
    kaitkan besi penopang
    kondisi ruang mesin
    kondisi ruang mesin

  • Periksa kondisi cairan radiator. Periksa volume cairan radiator pada reservoir dan tabung radiator, tambah jika volumenya berkurang. Periksa juga kondisi tutup radiator dan selang-selang di sekitar radiator.

    reservoir (A), tutup radiator (B)
    reservoir (A), tutup radiator (B)

  • Periksa kondisi oli mesin. Caranya dengan melihat pada dipstik oli mesin. Pastikan volume oli mesin cukup (berada di antara batas aman indikator Low-Full pada dipstik).

    tarik dipstik oli mesin
    tarik dipstik oli mesin
    lihat kondisi oli mesin
    lihat kondisi oli mesin

  • Kemudian periksa volume dan kondisi cairan-cairan yang berada pada tabung air wiper (A), tabung minyak power steering (B), tabung minyak rem (C) dan tabung minyak kopling (D). Pastikan volumenya cukup atau berada di antara batas aman indikator Low-Full pada setiap tabungnya.

    tabung air wiper (A), tabung minyak power steering (B), tabung minyak rem (C), tabung minyak kopling (D)
    tabung air wiper (A), tabung minyak power steering (B),
    tabung minyak rem (C), tabung minyak kopling (D)

  • Setelah pemeriksaan di sekitar ruang mesin selesai, tutup kembali kap mesin. Pastikan besi penopang kap mesin diposisikan ke tempat semula. Dan ketika menutup kap mesin, tekan ke bawah dan tahan sampai terdengar bunyi 'cliing' yang artinya kap mesin telah terkunci sempurna.

    lepas besi penopang
    lepas besi penopang
    tutup kembali kap mesin
    tutup kembali kap mesin

  • Kemudian periksa kondisi ban dan roda. Hmm, jika ada alat ukur tekanan ban, cek tekanan keempat ban. Jika tidak ada alat, cukup dilihat dan ditekan. Untuk pemeriksaan tekanan angin ban sebaiknya dilakukan setiap 2 minggu sekali. Oh iya, pada mobil ini biasanya setiap ban diberi atau diisi tekanan sebesar 35 psi.

    cek kondisi ban dan roda
    cek kondisi ban dan roda

  • Setelah itu, periksa kondisi dan fungsi lampu-lampu, baik itu lampu sein, lampu rem, lampu mundur, lampu senja, lampu utama (lampu depan). Selain itu periksa juga kondisi klakson, wiper (penyapu air) dan komponen elektronik lainnya.

    cek lampu sein
    cek lampu sein
    cek lampu sein (A), lampu rem (B), lampu mundur (C)
    cek lampu sein (A), lampu rem (B), lampu mundur (C)
    cek lampu utama
    cek lampu utama

  • Selesai. ^,^

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar