November 18, 2017

Mengganti Oli Mesin Daihatsu Terios

Daihatsu Terios R-Adventure
Daihatsu Terios R-Adventure

Hmm, acara iseng-iseng kali ini adalah mengganti oli mesin pada mobil Daihatsu Terios (3SZ-VE). Oli mesin pada mobil ini dianjurkan untuk diganti setiap 10.000 kilometer atau jika dikonversi dalam hitungan waktu adalah sekitar 5-6 bulan, tergantung yang mana yang dicapai terlebih dahulu. Spesifikasi oli mesin yang dianjurkan adalah oli mesin dengan SAE 5W-30 atau 10W-30, dengan API-Service SL atau yang lebih baik.

Oke deh, ayo kita mulai acara main bengkel-bengkelannya, hehehehe.
  1. Tempatkan mobil di tempat yang permukaannya rata. Jika mesin mobil dalam kondisi dingin terlebih dahulu panaskan sekitar 3-4 menit. Atau jika mesin mobil dalam keadaan panas, istirahatkan dan dinginkan dulu sejenak.
  2. Siapkan peralatan berupa kunci ring atau kunci sok ukuran 14', wadah penampung oli bekas ukuran sekitar 3-4 liter dan kain lap. Siapkan juga oli mesin yang baru, pada kasus kali ini aku menggunakan oli mesin produk Pertamina Fastron Gold SAE 5W-30 API-Service SN. Hmm, mobil Daihatsu Terios dianjurkan menggunakan oli mesin dengan spesifikasi SAE 5W-30 atau 10W-30 dengan API-Service SL atau yang lebih baik.

    oli mesin - Fastron Gold 5W-30 SN
    oli mesin - Fastron Gold 5W-30 SN

  3. Kemudian masuklah ke kolong mobil, lalu lepaskan baut penguras oli mesin dengan menggunakan kunci ring atau kunci sok ukuran 14' (lihat tanda panah). Jangan lupa tempatkan wadah penampung oli bekas tepat di bawah lubang penguras oli mesin.

    lepas baut penguras oli mesin
    lepas baut penguras oli mesin

  4. Sementara menunggu oli mesin keluar, buka kap ruang mesin, lalu lepaskan tutup lubang pengisian oli mesin, cukup gunakan tangan untuk melepasnya dengan cara memutarnya berlawanan arah jarum jam.

    lepas tutup oli mesin
    lepas tutup oli mesin
    tutup oli mesin telah dilepas
    tutup oli mesin telah dilepas

  5. Lalu bersihkan dan periksa kondisi tutup oli mesin beserta karet seal-nya, begitu pula dengan kondisi baut penguras oli mesin. Ganti dengan yang baru apabila kondisinya sudah tidak layak pakai.

    bersihkan dan cek kondisi tutup oli mesin
    bersihkan dan cek kondisi tutup oli mesin

  6. Apabila oli mesin yang lama telah keluar semua, pasang dan kencangkan kembali baut penguras oli mesin (lihat tanda panah).

    pasang kembali baut penguras oli mesin
    pasang kembali baut penguras oli mesin

  7. Kemudian tuang oli mesin yang baru melalui lubang pengisian oli mesin (lihat tanda panah). Sebagai informasi, volume oli mesin yang dibutuhkan adalah sekitar 2,7 liter jika tanpa mengganti filter oli mesin. Dan apabila dilakukan penggantian filter oli mesin diperlukan oli mesin sekitar 3 liter.

    tuang oli mesin yang baru
    tuang oli mesin yang baru

  8. Sebenarnya untuk mengetahui apakah volume oli mesin yang diisi telah cukup atau belum caranya sangat mudah, yaitu dengan cara memeriksa indikator volume oli mesin yang lazim disebut dipstik. Pada dipstik ada tanda batas bawah (L/Low) dan batas atas (F/Full). Nah, volume oli mesin yang aman adalah berada di antara kedua tanda tersebut, biasanya berada di bawah sedikit tanda batas atas (F/Full).

    tarik dipstik oli mesin
    tarik dipstik oli mesin
    cek volume oli mesin melalui dipstik oli mesin
    cek volume oli mesin melalui dipstik oli mesin

  9. Kemudian tutup kembali lubang pengisian oli mesin (lihat tanda panah).

    pasang kembali tutup oli mesin
    pasang kembali tutup oli mesin

  10. Lalu catat angka yang tertera pada odometer dan waktu penggantian oli mesin sebagai acuan untuk jadwal penggantian oli mesin berikutnya. Selesai. ^,^

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment