10 November 2013

Pentingnya USB Charger Pada Mobil

USB Car Charger
USB Car Charger

Semakin tahun pergerakan atau aktivitas manusia juga semakin mobile (selalu bergerak sesuai aktivitasnya). Munculnya dan semakin terjangkaunya harga sebuah telepon pintar (smartphone) bisa dikatakan sangat berpengaruh pada aktivitas manusia saat ini. Hal ini juga bisa dilihat dari pergeseran penggunaan perangkat (komputer) yang apabila beberapa tahun lalu didominasi oleh komputer jinjing (laptop), lalu bergeser ke notebook (laptop dengan ukuran yang lebih kecil), kemudian muncul komputer tablet atau yang sering disebut tab.

Nah, semakin ke sini perangkat yang 'laku' dan menjadi pilihan orang-orang adalah smartphone yang menurut mayoritas pengguna awam sudah bisa menjadi perangkat andalan dan multifungsi, setidaknya fungsi sebagai alat komunikasi, sosialisasi dan fungsi tambahan yang dapat membantu mereka dalam melakukan pekerjaannya.

Sebagai seorang pekerja yang mobile atau selalu berpindah-pindah. Hmm, istilah mobile di sini maksudnya adalah tidak penuh selama 8 jam (istilahnya kerennya work 9 to 5) selalu berada di ruangan kantor, apalagi jika mendapat tugas dinas luar ke kantor cabang yang terkadang letaknya berbeda kabupaten atau beda provinsi, hehehehe. Tetapi walaupun kita lagi entah sedang berada di mana, alat komunikasi harus selalu dalam keadaan stand by karena biasanya ada saja tugas tambahan dari atasan atau ada rekan kerja yang menghubungi atau juga bahkan ada keluarga di rumah yang menghubungi.

Salah satu kelemahan dari smartphone adalah konsumsi baterenya yang terkadang boros, terlebih jika digunakan untuk membuka internet atau menjalankan aplikasi-aplikasi yang berat. Nah, terkadang kasus batere lemah (low batt) atau bahkan sampai batere kosong kita alami pada saat sedang di perjalanan menggunakan mobil atau alat transportasi lainnya. Apabila tidak ada sumber listrik di saat tersebut, mau tidak mau atau suka tidak suka kita baru bisa ngecas hape tersebut saat di tempat tujuan atau sementara singgah entah di mana untuk ngecas hape, hehehehe.

Menyadari hal dari kasus tersebut, Aku berkesimpulan bahwa di mobilku harus ada alat yang bisa melakukan cas hape untuk mengantisipasi masalah batere lemah atau batere kosong pada smartphone di saat Aku sedang melakukan perjalanan dengan mobilku. Nah, nama alat tersebut adalah USB Car Charger. Hmm, alat ini sudah banyak beredar di pasaran dengan berbagai pilihan bentuk, fungsi dan harga.

usb car charger
usb car charger

Alat ini berukuran tidak terlalu besar dan cukup mudah cara menggunakannya. Tampilannya pun sangat minimalis, hanya terdiri dari led display (lihat panah A) yang berfungsi sebagai informasi petunjuk fungsi dan 2 buah terminal (port) usb (lihat panah B1 dan B2). Oh iya, sebagai konektornya atau media penghubungnya alat ini menggunakan socket pemantik api rokok (lighter) yang di mobilku tidak pernah digunakan, hehehehe. Hmm, jadi terlebih dahulu pastikan socker lighter pada mobil anda berfungsi apabila ingin menggunakan alat ini.

A = led display, B1-B2 = usb port
A = led display, B1-B2 = usb port

Oke deh, sekarang kita coba tes fungsi dari alat ini. Pada kasus kali ini akan Aku uji coba pada mobil Toyota Kijang Super (5K-KF40). Langkah pertama adalah dengan melepas pemantik api rokok (lighter) yang berada bagian tengah dashboard atau di sekitar atas blower ac (lihat tanda panah). Caranya cukup ditarik dengan tangan sampai terlepas.

lepas pemantik api rokok (lighter)
lepas pemantik api rokok (lighter)
lighter telah dilepas
lighter telah dilepas

Kemudian masukkan alat tersebut pada socker lighter (lihat tanda panah). Lalu posisikan kunci kontak ke posisi ACC (accessories). Nah, akan muncul tampilan indikator informasi fungsi pada layar led (lihat tanda panah). Oh iya, tertera pada kemasan produknya alat ini memiliki 4 fungsi atau istilahnya 4-in-1. Yaitu sebagai usb charger, petunjuk ampere meter, petunjuk volt meter dan petunjuk suhu kabin mobil.

Indikator ampere meter menunjukkan informasi arus ketika sedang melakukan pengecasan, jadi apabila sedang tidak dalam posisi ngecas hape atau digunakan, indikator akan selalu menunjukkan 0.00 A atau 0.00 ampere.

petunjuk ampere meter
petunjuk ampere meter

Yang tak kalah pentingnya alat ini juga bisa membaca kondisi tegangan aki mobil. Bagiku hal ini penting apabila ingin menyalakan mobil karena bisa mengetahui besaran tegangan aki tanpa perlu membuka kap mesin dan mengeceknya secara manual dengan multitester. Indikator volt meter selalu dinamis atau selalu berubah sesuai dengan kondisi tegangan arus pada mobil. Pada saat mobil tidak menyala, menyala idle atau menyala berjalan, indikatornya pun berubah-ubah. Dengan alat ini kita pun bisa mengetahui gejala atau kondisi tegangan listrik mobil dalam keadaan normal, over charge atau under charge.

petunjuk volt meter
petunjuk volt meter

Fungsi berikutnya adalah indikator suhu kabin (ditunjukan dalam satuan Celcius atau C). Hmm, sebetulnya fungsi ini tidak terlalu penting sih karena kalau suhu kabin menurut kita terlalu panas atau terlalu dingin kita akan menyesuaikan setelan ac-nya atau mengatur posisi kaca jendela mobil, hehehehe.

petunjuk suhu kabin
petunjuk suhu kabin

Nah, sekarang mari kita coba tes melakukan cas hape. Pada kasus kali ini Aku menggunakan smartphone Sony Xperia U (ST25i) sebagai perangkat bantunya.

tes ngecas hape
tes ngecas hape
indikator sedang dalam posisi pengisian batere pada smartphone
indikator sedang dalam posisi pengisian batere pada smartphone

Pada gambar di atas menunjukkan alat tersebut berfungsi sebagai charger hape dan indikator ampere meter pun berubah sesuai dengan daya kerjanya. Serta pada layar smartphone dan indikator pengisian daya pun menyala dan menunjukkan bahwa smartphone tersebut dalam posisi pengisian daya (charging).

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...