![]() |
| Bandul/Jalu Setang Variasi |
Yup, acara iseng-iseng di sore hari ini adalah memasang bandul atau jalu setang atau istilah kerennya bar-end pada sepeda motor Yamaha Mio J. Komponen satu ini sering dianggap sepele, tidak ada gunanya, atau cuma sekedar sebagai pemanis oleh mayoritas pengendara sepeda motor. Padahal fungsinya cukup penting, yaitu sebagai pelindung tuas akselerasi (handle gas) dari sentuhan di sisi luar, terutama saat sepeda motor jatuh (roboh) ke sebelah kanan. Fungsi lainnya yang tak kalah penting adalah untuk mereduksi getaran mesin pada bagian setang.
Sebagai informasi, pengalaman pada Miyoje di rumah perihal bandul setang cukup unik dan agak misterius, khususnya pada bandul yang sebelah kiri. Hmm, kalau aku tidak salah ingat sudah dua kali komponen yang memiliki nama keren bar-end tersebut hilang tanpa kabar. Waktu kehilangan yang pertama, langsung aku cari gantinya di keesokan harinya. Eeh, tak berselang lama setelah diganti itu benda hilang lagi, huhuhuhu. Semenjak kehilangan yang kedua kalinya, aku biarkan saja (sampai tulisan ini dibuat), toh kalau nanti diganti lagi dengan model yang sama kemungkinan besar peluangnya bakalan hilang lagi. Sementara untuk bandul setang yang sebelah kanan masih awet terpasang hingga sekarang.
Nah, kemarin sore waktu Papa Iyas pulang kerja, sebelum pulang ke rumah ia mampir dulu ke toko suku cadang (spare parts) kendaraan untuk membeli beberapa onderdil sepeda motor, sekalian deh katanya mumpung ia ingat. Bandul setang yang dibeli adalah model variasi bahan aluminium yang menggunakan kuncian model baut dan mur. Yah, mudah-mudahan bandul model variasi yang akan dipasang ini tidak mudah hilang dengan sendirinya, hehehehe.
Oke deh, ayo kita mulai acara main montir-montirannya, hohohoho.
- Siapkan bandul/jalu setang model variasi. Pada kasus kali ini digunakan merk Panom yang berbahan aluminium CNC.

bandul/jalu variasi merk Panom - Siapkan peralatan berupa kunci L5.

kunci L5 - Hmm, pada kasus kali ini aku akan memasang bandul sisi sebelah kiri dulu karena pada sisi tersebut bandulnya sudah hilang entah kemana, huhuhuhu. Jadi pada sisi kiri ini aku hanya perlu melakukan proses pemasangan saja, hehehehe. Caranya cukup mudah, yaitu hanya mendorong masuk bagian yang lebih kecil pada bandul ke dalam lubang setang (lihat gambar atas). Masukkan dengan sempurna atau sampai tidak ada lagi celah yang tersisa (lihat gambar bawah).

proses pemasangan 
pastikan masuk dengan sempurna - Lalu kencangkan bautnya dengan menggunakan kunci L5 (lihat tanda panah).

kencangkan baut - Yup, bandul setang sisi sebelah kiri telah berhasil dipasang (lihat tanda panah). Cara pasangnya sangat mudah sekali bukan? Hehehehe.

pemasangan sisi kiri selesai - Setelah itu kita lanjutkan ke sisi sebelahnya atau sisi bagian kanan. Hmm, karena bandul lama (bandul asli bawaan) masih terpasang, maka kita harus melepasnya terlebih dahulu. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menariknya keluar (lihat gambar atas).

lepas bandul lama 
bandul telah dilepas - Nah, inilah perbandingan antara bandul asli dengan variasi. Bandul asli berbahan plastik tanpa dilengkapi kuncian model baut-mur, sementara bandul variasi tampak lebih kokoh dan lebih berat karena berbahan aluminium, serta dilengkapi kuncian model baut-mur (lihat gambar atas). Oke deh, langsung kita pasang saja bandul yang sebelah kanan, lalu kencangkan bautnya (lihat gambar bawah). Caranya sama dengan pemasangan bandul sebelah kiri (lihat langkah ke-3 dan 4).

perbandingan bandul asli dan variasi 
bandul sisi kanan telah dipasang - Yup, selesai deh acara iseng-iseng kali ini, hohohoho. Hmm, setelah dipasang bandul/jalu setang model variasi, Miyoje jadi tampak lebih menarik. ^,^

pekerjaan selesai (1) 
pekerjaan selesai (2)
Tonton video-nya di sini:
Artikel terkait:
- a



Tidak ada komentar:
Posting Komentar