27 Maret 2022

Mengganti Kiprok Yamaha V-ixion (FZ150i)

Kiprok Yamaha V-ixion (FZ150i - 3C1)
Kiprok Yamaha V-ixion (FZ150i - 3C1)

Pemilik sepeda motor Yamaha V-ixion (FZ150i v2 - 3C1) terutama bagi yang mengendarainya lebih dari 3 tahun, pasti pernah mengalami gejala error 46 di mana lampu indikator berwarna oranye pada tachometer akan menyala dengan pola 4 kali berkedip normal, lalu 6 kali berkedip cepat. Yup, kode error 46 tersebut menandakan bahwa pada sepeda motor tersebut sedang ada masalah di seputar kelistrikan atau arus listrik yang tidak normal.

kode error 46
kode error 46


Berdasarkan pengalamanku yang sudah menunggangi sepeda motor ini sejak tahun 2013, ini adalah kali kedua aku mengalami gejala error 46. Kali pertama mengalami kejadian seperti ini adalah pada sekitar tahun 2014. Tetapi jika aku cermati dan bandingkan antara kasus error 46 pada tahun 2014 dan kasus error 46 kali ini terdapat beberapa perbedaan gejala dan masalah yang muncul.

Pada kasus pertama dulu masalah error 46 menyebabkan kelistrikan pada sepeda motor menjadi drop atau aki mengalami kurang setrum (undercharge). Masalah puncaknya adalah ketika mesin sepeda motor tidak mau menyala setelah sebelumnya mengalami gejala sepeda motor berjalan ndut-ndutan setelah menempuh perjalanan beberapa kilometer. Mesin dapat dinyalakan kembali setelah didiamkan beberapa saat. Tetapi setelah mesin dapat menyala dan dijalankan beberapa saat akan kembali muncul gejala ndut-ndutan, lalu mesin kembali mati. Saat itu yang divonis bermasalah pertama kali adalah aki. Hmm, ternyata salah karena setelah diganti aki baru dan berselang 1 minggu kemudian aki kembali drop. Lalu setelah kiprok diganti masalah saat itu pun bisa teratasi.

Pada kasus kedua kali ini adalah kebalikan dari kasus pertama dulu, yaitu sekarang masalahnya adalah aki mengalami kelebihan setrum (overcharge). Selain lampu indikator menunjukkan kode error 46, lampu indikator berwarna oranye tersebut juga akan menyala terus setelah sepeda motor dijalankan beberapa saat. Indikasi lainnya adalah lampu utama (lampu depan) dan lampu panel speedometer menyala lebih terang dari biasanya. Masalah puncaknya adalah ketika bohlam lampu depan dan lampu belakang putus akibat panas berlebih karena kelebihan setrum. Selain itu tegangan aki pun menjadi overcharge sampai sekitar 18 volt. Sangat rentan untuk perjalanan jauh atau perjalanan yang memakan waktu lama. Dikhawatirkan aki akan menjadi cepat rusak karena kelebihan setrum. Hmm, berbekal pengalaman sebelumnya bisa disimpulkan bahwa komponen yang bermasalah pada kasus kali ini adalah kiprok.

Oh iya, jika mengalami kode error 46 (arus listrik tidak normal) maka yang harus diperiksa adalah pada bagian aki, kiprok, spul, socket-socket dan pengkabelan. Jadi komponen-komponen tersebut harus diperiksa agar ketahuan komponen mana yang menjadi sumber utama masalahnya karena komponen-komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Oke deh, ayo kita mulai acara main montir-montirannya, hehehehe.
  1. Siapkan peralatan berupa obeng (+) dan kunci sok 10'-12'. Sementara untuk melakukan pengecekan kondisi dan kinerja komponen dapat menggunakan multitester dan tespen DC.

    kunci sok & obeng
    kunci sok & obeng
    tespen DC & multitester
    tespen DC & multitester

  2. Siapkan kiprok baru Yamaha V-ixion (FZ150i v2 - 3C1). Nama lain kiprok pada sepeda motor Yamaha V-ixion 3C1 adalah Rectifier & Regulator Assy dengan kode 3C1-H1960-00.

    kiprok Yamaha V-ixion (3C1)
    kiprok Yamaha V-ixion (3C1)

    Dapatkan harga promo penawaran menarik dengan membeli kiprok Yamaha V-ixion (3C1) di sini:

    kiprok old vixion (3C1)
    shopee

    tokopedia


    blibli


  3. Lepas jok (tempat duduk) sepeda motor (lihat tanda panah).

    lepas jok
    lepas jok

  4. Kemudian lepas 4 buah baut pengikat behel (handle belakang) dengan kunci sok ukuran 12' (lihat tanda panah). Lalu pindahkan behel tersebut dari tempatnya.

    lepas baut pengikat behel
    lepas baut pengikat behel

  5. Kemudian lepas 2 buah baut pengikat tutup atas lampu belakang dengan menggunakan kunci sok (lihat tanda panah). Lalu lepas tutup lampu tersebut dari tempatnya.

    lepas baut tutup atas lampu belakang
    lepas baut tutup atas lampu belakang

  6. Kemudian lepas 3 buah sekrup pengunci body sebelah kiri dengan menggunakan obeng (lihat panah merah). Lalu lepas juga 1 buah baut pengunci dengan menggunkan kunci sok 10' (lihat panah biru). Setelah itu lepas body sebelah kiri tersebut dari tempatnya.

    lepas body sebelah kiri
    lepas body sebelah kiri

  7. Pada langkah ini kita akan coba melakukan pemeriksaan pada beberapa komponen yang diperkirakan menjadi sumber masalah. Pada kasus kali ini kita akan memeriksa aki, kiprok dan socket kiprok.
    Untuk pemeriksaan aki dengan cara melihat tegangannya dengan bantuan multitester. Setel multitester pada mode DCV-20, lalu sambung probe berwarna merah ke kutub (+) aki dan probe berwarna hitam ke kutub (-) aki. Pemeriksaan dilakukan pada posisi kunci kontak OFF. Apabila tegangan aki menunjukkan angka sekitar 12,4 volt artinya aki dalam kondisi baik. Namun jika tegangan berada di bawah 12 volt artinya aki dalam kondisi kurang setrum atau (drop). Jika mendapati aki dalam posisi drop, sebaiknya aki dicas terlebih dahulu.
    Selanjutnya cek kondisi socket kiprok. Caranya dengan menggunakan tespen DC, hubungkan antara kutub (-) aki dan terminal (+) pada socket kiprok (terminal yang terhubung dengan kabel berwarna merah). Jika lampu tespen menyala artinya kondisi socket kiprok dan kabel antara kiprok dan aki dalam kondisi baik. Oh iya, jika tidak ada tespen DC bisa juga menggunakan multitester mode ohm-meter.
    Berikutnya cek kondisi kiprok. Caranya dengan menggunakan multitester. Posisikan kunci kontak pada posisi ON tanpa menyalakan mesin sepeda motor. Lalu lihat tegangan aki. Jika tegangan aki stabil di sekitar 12 volt atau tidak jauh berkurang dari tegangan aki saat posisi kunci kontak OFF, artinya kiprok dalam kondisi baik. Kemudian coba nyalakan mesin sepeda motor, lalu cek tegangan aki. Coba tarik gas untuk menaikkan RPM mesin. Apabila tegangan aki berada di sekitar 13,5 - 14,5 volt artinya kiprok dalam kondisi baik. Namun jika tegangan aki berada di bawah atau di atas rentang angka tersebut, bisa dipastikan kiprok bermasalah karena tidak bisa menjaga dan menstabilkan arus tegangan listrik pada sepeda motor tersebut. Pada contoh kasus kali ini tegangan aki sampai menunjukkan angka 18,05 volt yang artinya aki mengalami kelebihan setrum (overcharge) karena kiprok tidak bekerja dengan normal.

    tegangan overcharge (di atas 14,5 volt)
    tegangan overcharge (di atas 14,5 volt)
    cek socket dan kabel
    cek socket dan kabel

  8. Kemudian lepas socket kiprok (lihat tanda panah). Caranya cukup ditarik dengan tangan. Perhatikan kunciannya.

    lepas socket kiprok
    lepas socket kiprok

  9. Lalu lepas 2 buah baut pengikat kiprok dengan menggunakan kunci sok 10' (lihat tanda panah).

    lepas kiprok lama
    lepas kiprok lama

  10. Sebelum kiprok baru dipasang, sebaiknya periksa dan bersihkan terlebih dulu socket kiprok dari debu dan kotoran (lihat tanda panah).

    socket
    periksa dan bersihkan socket

  11. Kemudian pasang kiprok yang baru, lalu pasang dan kencangkan 2 buah baut pengikatnya (lihat tanda panah).

    pasang kiprok baru
    pasang kiprok baru

  12. Kemudian pasang kembali socket kiprok (lihat tanda panah). Pastikan terpasang dengan benar dan pas.

    pasang kembali socket kiprok
    pasang kembali socket kiprok

  13. Kemudian pasang kembali body sebelah kiri, lalu pasang dan kencangkan sekrup dan baut penguncinya (lihat tanda panah).

    pasang kembali body sebelah kiri
    pasang kembali body sebelah kiri

  14. Kemudian pasang kembali tutup atas lampu belakang, lalu pasang dan kencangkan 2 buah baut pengikatnya (lihat tanda panah).

    pasang kembali tutup atas lampu belakang
    pasang kembali tutup atas lampu belakang

  15. Kemudian pasang kembali behel (handle belakang), lalu pasang dan kencangkan 4 buah baut pengikatnya (lihat tanda panah).

    pasang kembali behel
    pasang kembali behel

  16. Setelah itu pasang kembali jok (tempat duduk) pada tempatnya (lihat tanda panah). Selesai deh. ^,^

    pasang kembali jok
    pasang kembali jok

Hmm, untuk melalukan pengetesan kinerja kiprok yang baru dipasang tersebut dapat dilakukan dengan bantuan multitester. Caranya dengan menyalakan mesin sepeda motor tersebut beberapa saat, lalu cek tegangan aki dengan multitester. Apabila tegangan tetap terjaga di sekitar angka 13-14,5 volt artinya kiprok bekerja dengan normal. ^,^


Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...