28 Agustus 2016

Pemeliharaan Aki Toyota Kijang Super

Aki Toyota Kijang Super
Aki Toyota Kijang Super

Kerjaan iseng-iseng kali ini adalah memeriksa kondisi aki pada mobil Toyota Kijang Super. Sebagai informasi, aki ini sudah terpasang di mobil selama 1 tahun dan selama ini tidak ada masalah, tetapi karena mobil ini tidak pernah dinyalakan selama sekitar 10 hari karena aku tinggal liburan, maka aku rasa perlu dilakukan pemeriksaan pada aki tersebut.

Oh iya, aki yang digunakan adalah aki dengan merk GS Hybrid NS70, 65D26R, 12V-65Ah. Termasuk aki basah, tetapi karena ada label hybrid-nya artinya tidak perlu terlalu sering diperiksa kondisi air akinya. Hmm, oke deh, ayo kita mulai acara iseng-isengnya, hehehehe.

  • Siapkan 2 buah kunci 10' untuk melepaskan baut pengikat aki. Siapkan juga multitester dan air aki.

    kunci 10"
    kunci 10'

  • Buka kap mesin mobil, kemudian lepaskan baut pengikat aki dengan kunci 10", lepaskan terlebih dahulu baut pengikat kutub (-), lalu lepaskan baut pengikat kutub (+).

    lepas aki
    lepas aki

  • Siapkan multitester, atur ke DCV-20 atau DCV-50, kemudian hubungkan kabel (+) multitester (biasanya kabel warna merah) dengan kutub (+) aki, dan juga kabel (-) multitester (biasanya kabel warna hitam) dengan kutub (-) aki. Lihat angka yang tertera pada display multitester. Pada kasusku kali ini multitester menunjukkan angka 12,76 yang artinya aki dalam kondisi baik. Sebagai informasi, aki bisa dikatakan dalam kondisi baik apabila dalam keadaan diam aki memiliki tegangan 12,4 - 12,9 volt, apabila kurang dari 12,4 volt artinya aki harus segera dicas.

    cek tegangan aki
    cek tegangan aki
    besar tegangan aki ketika dicek
    besar tegangan aki ketika dicek

  • Kemudian periksa ketinggian volume air aki, pada bagian dinding aki ada indikator petunjuk ketinggian volume air aki (lihat tanda panah), tambahkan air aki jika volumenya berkurang, tetapi jangan sampai melebihi batas atas indikator.

    cek volume air aki
    cek volume air aki

  • Karena pada kasusku kali ini aki masih dalam kondisi baik dan tidak perlu dicas, maka pasang kembali aki pada tempatnya di mobil. Pasang terlebih dahulu kutub (+) kemudian lanjutkan dengan pasang kutub (-). Pastikan baut pengikat dalam keadaan terpasang dengan baik dan benar.

    pasang kembali aki
    pasang kembali aki

  • Sekarang coba hidupkan mesin mobil, kemudian cek kembali tegangan akinya. Display multitester menunjukkan angka 14,57 volt. Pada kelistrikan mobil yang normal akan menunjukkan angka 13,5 - 15,2 volt, jika menunjukkan angka di luar angka tersebut artinya ada masalah pada alternator, atau pada voltage regulator (cut out/remi), atau juga pada rangkaian kabel yang terhubung ke aki dan alternator pada mobil anda.

    cek tegangan aki ketika mesin hidup
    cek tegangan aki ketika mesin hidup

  • Yup, rangkaian tes telah dilewati dan hasilnya kondisi aki masih dalam keadaan baik, artinya proses pemeriksaan dan pemeliharaan aki pada mobil Toyota Kijang Super kali ini aku anggap selesai. ^,^

Artikel terkait:

17 komentar:

  1. tak tambahkan artikelnya sedikit ya.....
    Jangan lupa juga untuk mengecek cut off nya, Apabila tegangannya terlalu tinggi. Apabila cut off sudah rusak maka yang terjadi ialah karena tegangannya tidak di cut maka aki akan kelebihan muatan alias overvharged. Jadi air akinya menjadi mendidih loh. he....he..... :D

    BalasHapus
  2. kalau mobil super kijang pakai aki 60ah,apakah ada pengaruhnya terhadap mesin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak ada pengaruh yang terlalu signifikan jika menurunkan atau menaikkan ukuran ampere aki sebesar 5 ampere.
      perhatikan ukuran kapasitas alternator, sebaiknya jangan terlalu jauh selisih ukuran ampere alternator dengan ampere aki, karena akan membuat kinerja alternator dan regulator menjadi lebih berat.
      perhatikan dan hitung beban maksimal arus daya yang diperlukan apabila ada penambahan perangkat elektronik tambahan pada mobil tersebut. ^,^

      Hapus
  3. Klo menggunakan aki n70,75Am apa yg terjadi.mohon petunjukx.,

    BalasHapus
  4. Ga masalah,200 ampere jga bisa

    BalasHapus
  5. Kalau pakai ukuran 40 amper gmana om buat kijang grand

    BalasHapus
    Balasan
    1. standar aki kijang grand 45 ampere. bisa saja pakai yang 40 ampere tapi kalau pemakaian aksesoris seperti tape, sound, tv, lampu-lampu sudah di-upgrade sebaiknya ya menyesuaikan dengan total beban arus yang dibutuhkan. ^,^

      Hapus
  6. Utk mobil kijang 5k baikx pake aki berapa ampere?

    BalasHapus
  7. Saya pakai accu yg 60 Amper klw diganti ke 45 amper accu kecil masih kuat ga..dan tahan lama..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aki standar kijang super memang 45 ampere.
      boleh saja kembali pakai aki 45 ampere, dengan catatan sesuaikan dengan alternator dan beban kelistrikan yang ditanggung.

      Hapus
  8. Bisakah kijang super 92 pakai aki kering? Mohon saran dari senior trimakasih banyak atas ulasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat bisa sekali.
      hanya saja harganya lebih mahal dari aki basah.

      Hapus
  9. Bagaimana jika terlanjur menambah air aki pake juur atau air aki warna merah, apa perlu dikuras dulu

    BalasHapus
  10. Mohon maaf kalo aki di cek voltage nya 13 amper lebih pada saat hidup mesin tp bila di matikan mesinya aki ngga kuat kenapa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. cek voltase aki sebelum mesin dinyalakan. pastikan di atas 12 volt, sebaiknya di atas 12,4 volt.
      jika voltase cukup tapi tidak kuat starter ada beberapa penyebabnya, di antaranya masalah pada pengkabelan dan konektor di sekitar aki, dinamo starter dan relay starter.
      bisa juga dari dinamo starter mulai lemah atau karbon arang aus.
      bisa juga dari setelan platina.
      bisa juga dari busi.
      bisa juga dari aki yang nilai CCA-nya sudah turun.
      silahkan dicek satu per satu.

      Hapus

Loading...