September 21, 2015

Teori Belajar Dan Pembelajaran (3.1)

Teori-Teori Belajar Dan Penerapannya

A. Teori Deskriptif dan Preskriftif

Antara Teori Pembelajaran dengan Teori Belajar dapat dibedakan dengan cara melihat dari posisional teorinya, apakah berada pada tataran teori deskriptif atau preskriptif. Menurut Bruner, bahwa teori pembelajaran adalah preskriptif dan teori belajar adalah deskriptif. Dikatakan preskriptif karena tujuan utama teori pembelajaran itu adalah menetapkan metode pembelajaran yang optimal, sedangkan deskriptif karena tujuan utama dari teori belajar adalah menjelaskan proses belajar.

Teori belajar adalah yang menaruh perhatian pada hubungan antara variabel-variabel yang menentukan hasil belajar. Sedangkan teori pembelajaran adalah sebaliknya, teori ini menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadi proses belajar. Dengan kata lain, teori pembelajaran itu adalah yang berurusan dengan upaya mengontrol variabel-variabel yang dispesifikasi dalam teori belajar agar dapat memudahkan belajar.

Asri Budiningsih menjelaskan bahwa upaya dari Bruner untuk membedakan antara teori belajar yang deskriptif dan teori pembelajaran preskriptif dikembangkan lebih lanjut oleh Reighluth dan kawan-kawan menyatakan bahwa, Principles and theories of instructional design may be stated in either a descriptive or prescriptive form. Teori dan prinsip-prinsip pembelajaran yang deskriptif menempatkan variabel kondisi dan metode pembelajaran sebagai proses dan menempatkan hasil pembelajaran sebagai variabel yang diamati. Dengan kata lain, kondisi dan metode pembelajaran sebagai variabel tergantung.

Lebih lanjut Budiningsih menjelaskan bahwa teori-teori dan prinsip-prinsip pembelajaran yang preskriptif, kondisi dan hasil pembelajaran ditetapkan sebagai givens dan metode yang optimal ditetapkan sebagai variabel yang diamati. Dengan demikian, kondisi dan hasil pembelajaran sebagai variabel bebas, sedangkan metode pembelajaran ditetapkan sebagai variabel tergantung. Hubungan antara variabel inilah yang menunjukkan perbedaan antara teori pembelajaran yang deskriptif dengan yang preskriptif.

Kemudian Reighluth juga mengemukakan bahwa teori preskriptif adalah goal oriented, sedangkan teori deskriptif adalah goal free. Maksudnya adalah bahwa teori pembelajaran preskriptif dimaksudkan untuk mencapai tujuan, sedangkan teori pembelajaran deskriptif dimaksudkan untuk memberikan hasil. Itulah sebabnya variabel yang diamati dalam mengembangkan teori-teori pembelajaran yang preskriptif adalah metode yang optimal untuk mencapai tujuan. Sedangkan dalam pengembangan teori-teori pembelajaran yang deskriptif, variabel yang diamati adalah hasil belajar sebagai efek dari interaksi antara metode dan kondisi.

Perbedaan teoritis tersebut pada akhirnya mengarah kepada konsekuensi pada perbedaan preposisi bagi teori deskriptif dan teori preskriptif. Preposisi untuk teori deskriptif menggunakan struktur logis. “Jika . . . . . , maka . . . . . .”, sedangkan untuk teori preskriptif menggunakan struktur “Agar . . . . . , lakukan ini . . . . . . .

Selanjutnya Landa mengemukakan bahwa: The major difference between them (instructional theory and learning theory) is that instructional theories . . . . . deal with relationships between teachers or teaching action as causes and students psychological and/or behavioral process as effect (outcomes), whereas learning theories . . . . . dead with relationship between learners or learning actions as causes and psychological or behavioral process as effect (outcomes).

Dengan kata lain, bahwa teori pembelajaran mengungkapkan hubungan antara kegiatan pembelajaran dengan proses-proses psikologis dalam diri siswa, sedangkan teori belajar mengungkapkan hubungan antara kegiatan siswa dengan proses-proses psikologis dalam diri siswa, atau teori belajar mengungkapkan hubungan antara fenomena yang ada dalam diri siswa.

Teori pembelajaran harus memasukkan variabel metode pembelajaran, bila tidak, maka teori itu bukanlah teori pembelajaran. Hal ini penting sebab banyak terjadi apa yang dianggap sebagai teori pembelajaran yang sebenarnya adalah teori belajar. Teori pembelajaran selalu menyebutkan metode pembelajaran, sedangkan teori belajar sama sekali tidak berurusan dengan metode pembelajaran.

Contoh teori belajar deskriptif: jika membuat rangkuman tentang isi buku teks yang dibaca, maka retensi terhadap isi buku teks itu akan lebih baik. Contoh teori belajar preskriptif: adalah agar dapat mengingat isi buku teks yang dibaca secara lebih baik, maka bacalah isi buku tersebut berulang-ulang dan buatlah rangkumannya.


Bersambung ke: Teori Belajar Dan Pembelajaran (3.2)

No comments:

Post a Comment