![]() |
| Biji Tanaman Kamboja Jepang |
A : "Mama Ka, tanaman kamboja jepang yang di halaman depan itu muncul tanduk lho."
B : "Hah!? Tanduk?"
A : "Iya, coba deh Mama Ka lihat sendiri."
B : "Oke deh, ayo kita lihat."
Hmm, ada-ada saja tingkah si Leka, masa iya tanaman kamboja jepang (Adenium obesum) tetiba mengeluarkan tanduk? Hehehehe. Karena penasaran aku pun kemudian melihat tanaman tersebut yang terletak di halaman depan rumahku. Setelah aku perhatikan dengan seksama, 'tanduk' yang dimaksud oleh Leka, yang muncul pada tanaman tersebut adalah bakal buah yang nantinya akan berisi biji-bijinya.
Berselang sekitar 2 bulan kemudian, buah tersebut akhirnya pecah atau terbuka dengan sendirinya dan ada sebagian bijinya yang keluar dari dalam buah. Hmm, pada kedua ujung biji terdapat rambut-rambut halus berwarna putih-kekuningan. Sepertinya tanaman ini memanfaatkan bantuan hembusan angin untuk menyebarkan biji-bijinya.
Leka berinisiatif untuk mengumpulkan biji-biji tersebut agar dapat ditanam kembali di masa mendatang. Oke deh, ayo kita perhatikan Leka memanen biji tanaman kamboja jepang, hohohoho.
- Siapkan peralatan berupa gunting, baskom (wadah) kecil, dan plastik klip.

peralatan - Lalu potong buah tersebut dari batang tanaman. Caranya dengan memotongnya di bagian pangkal buah menggunakan gunting (lihat tanda panah).

potong buah dari tanaman - Kemudian keluarkan biji-biji dari dalam kulit buah (lihat tanda panah).

keluarkan biji-biji dari dalam buah 
biji-biji - Lalu buang rambut-rambut yang terdapat pada kedua ujung biji (lihat tanda panah). Caranya cukup dicabut dengan tangan atau boleh juga dengan cara memotongnya dengan gunting.

buang rambut-rambut (1) 
buang rambut-rambut (2) 
biji - Setelah itu kumpulkan biji-biji tersebut, lalu masukkan ke dalam wadah seperti plastik klip. Kemudian simpan di tempat kering dan hindarkan dari sinar matahari langsung.

kumpulkan biji-biji 
simpan dalam plastik klip
Tonton video-nya di sini:
Artikel terkait:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar