November 27, 2017

Membersihkan Dan Mengatur Arah Semprotan Nozzle Windshield Washer Pada Kijang Super

Nozzle Windshield Washer
Nozzle Windshield Washer

Kali ini kita akan main bengkel-bengkelan sekaligus main air, hehehehe. Lho kok bisa? Yup, bisa lah. Tetapi kali ini acaranya bukan tentang menguras radiator, main air yang lainnya, yaitu tentang air pembersih kaca mobil atau kalau dalam bahasa kerennya adalah windshield washer. Memasuki musim hujan peralatan mobil seperti wiper dan windshield washer (serta defogger, kalau ada, hehehehe) yang biasanya kurang mendapat perhatian harus segera diperhatikan agar dapat bekerja dan berfungsi dengan baik ketika dibutuhkan.

Hmm, oke deh, ayo kita mulai acara main airnya, hehehehe.
  1. Siapkan peniti atau jarum yang diameternya sesuai dengan lubang nozzle. Siapkan juga sikat gigi bekas, kain lap dan air, sebagai persiapan apabila kondisi tabung washer kotor dan berlumut.

    peniti
    peniti

  2. Kemudian buka kap ruang mesin, lalu periksa kuantitas dan kualitas air atau cairan pada tabung windshield washer, jika hampir kosong isilah kembali dan jika kotor atau berlumut, buang dan ganti dengan air baru. Begitu juga dengan kondisi bagian dalam tabung, jika kotor atau berlumut bersihkan terlebih dahulu.

  3. Kemudian tutup kembali kap ruang mesin, lalu aktifkan fungsi penyemprot air pembersih kaca (windshield washer). Lalu perhatikan tekanan semprotan dan titik jatuh air pada kaca mobil. Kasus di lapangan yang sering terjadi adalah lemahnya tekanan semprotan, baik di satu lubang ataupun di kedua lubang. Biasanya dikarenakan lubang pada nozzle tersebut mampet atau tersumbat kotoran.
    Untuk mengatasinya silahkan bersihkan dengan cara dikorek dengan menggunakan peniti atau jarum pada lubang nozzle tersebut (lihat tanda panah). Setelah dibersihkan silahkan dicoba lagi disemprotkan, apakah tekanan semprotan sudah normal? Jika belum coba periksa sambungan pada nozzle-selang dan sambungan pada selang-tabung washer, apakah sudah tersambung dengan benar dan rapat? Kemudian periksa juga kondisi selang dan tabung washer, apakah ada kebocoran di sekitar area tersebut? Untuk melihat adanya kebocoran mudah kok, pada titik yang bocor akan terasa basah dan ada rembesan air atau cairan, hehehehe. Hmm, jika kebocoran ada pada tabung washer masih bisa ditambal (sebaiknya sih diganti baru, hehehehe), sementara jika kebocoran ada pada selang, saranku sih sebaiknya diganti dengan selang yang baru.

    bersihkan lubang nozzle
    bersihkan lubang nozzle

  4. Nah, apabila masalah tekanan semprotan sudah beres, langkah selanjutnya adalah mengatur ulang arah dan titik jatuh semprotan. Untuk mengatur ulang arah semprotan caranya adalah mengatur arah lubang nozzle ke arah yang diinginkan. Cukup gunakan peniti atau jarum yang tadi digunakan untuk membersihkan lubang nozzle. Lakukan dengan hati-hati agar peniti atau jarum tersebut tidak patah.
    Hmm, sebenarnya arah dan titik jatuh semprotan windshield washer adalah relatif disesuaikan dengan selera pengendara mobil tersebut. Ya, sama seperti kaca spion lah, setiap pengendara pasti punya setelan tersendiri, hehehehe. Kalau setelan ala aku, semprotan yang mengarah ke bidang bagian pengendara, aku arahkan tepat sejajar dengan mata atau muka pengendara. Sementara semprotan yang mengarah ke bidang penumpang bagian depan (atau navigator) aku arahkan agak ke bawah sedikit, tujuannya agar bagian depan sebelah kiri mobil bisa terlihat dengan jelas dari arah pengemudi (lihat gambar di bawah).

    arah dan titik jatuh semprotan
    arah dan titik jatuh semprotan

  5. Selesai. ^,^

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment