September 27, 2017

Cara Memasang Fischer Pada Tembok

Cara Memasang Fischer Pada Tembok
Cara Memasang Fischer Pada Tembok

Acara siang hari ini adalah main tukang-tukangan, hehehehe. Hmm, sebenarnya pekerjaan yang akan aku ceritakan kali ini sangat mudah dan sederhana, karena hanya merekatkan atau memasang sebuah benda atau alat pada dinding tembok. Alat yang akan aku rekatkan atau pasang pada dinding tembok adalah terminal stop kontak listrik yang sebelumnya telah terpasang, akan tetapi tiba-tiba terlepas karena hanya direkatkan dengan perekat multi-tape.

Rencananya terminal tersebut akan aku pasang dan rekatkan dengan sekrup agar lebih kuat dan tidak mudah terlepas. Nah, jika menggunakan sekrup di dinding tembok artinya digunakan juga benda yang namanya fischer. Fischer secara umum bisa diartikan sebagai alat atau benda yang digunakan sebagai dudukan sekrup, dan jika medianya adalah dinding tembok maka kita harus melubangi terlebih dahulu tembok tersebut agar fischer bisa tertanam pada tembok tersebut. Untuk melubangi dinding tembok agar lebih cepat, tepat dan mudah digunakan alat yang bernama bor listrik. Jadi pada tulisan kali ini secara tidak langsung kita akan belajar menggunakan bor listrik.

terminal terlepas dari tembok karena hanya direkatkan dengan multi-tape
terminal terlepas dari tembok
karena hanya direkatkan dengan multi-tape

Oh iya, ini ceritanya aku sedang merapihkan ruangan yang rencananya aku peruntukkan untuk keponakan-keponakanku ketika mereka sedang berkunjung ke rumahku. Pada gambar di atas bisa dilihat ada ruang kosong di dinding, itu nantinya akan aku pasang televisi layar datar untuk mereka menonton film kartun dan video rekaman mereka, serta untuk main game juga, hehehehe.

Oke deh, ayo kita mulai acara main tukang-tukangannya, hehehehe.
  1. Siapkan peralatan berupa bor listrik, mata bor untuk tembok ukuran 6', obeng (+), palu dan pensil.

    aneka peralatan
    aneka peralatan

  2. Siapkan juga bahan-bahan berupa fischer ukuran 6' beserta sekrupnya, serta siapkan juga ducting TC-2 atau cable duct TC-2.

    fischer dan sekrup
    fischer dan sekrup
    ducting TC-2
    ducting TC-2

  3. Nah, apabila aneka peralatan dan bahan-bahan telah siap, sekarang saatnya menuju TKP, hehehehe. Kemudian lepaskan steker terminal dari stop kontak untuk memutus aliran listrik pada terminal. Lalu lepaskan sekrup pengunci (lihat tanda panah) untuk membuka terminal dengan menggunakan obeng.

    lepas sekrup pada terminal
    lepas sekrup pada terminal

  4. Kemudian tandai titik letak yang akan dibor dengan menggunakan pensil (lihat tanda panah). Acuan penentuan titik letak lubang adalah berdasarkan lubang yang ada pada terminal.

    tandai titik letak yang akan dibor
    tandai titik letak yang akan dibor

  5. Lalu siapkan bor listrik untuk memulai pengeboran.
    Pastikan mata bor telah terpasang dengan benar dan kuat, pastikan juga bor telah terhubung dengan baik dengan sumber daya listrik.
    Oh iya, sebelum memulai mengebor di permukaan tembok ada baiknya bor dinyalakan sejenak (sekitar 4-5 detik) dalam keadaan tanpa beban, setelah itu baru deh bor temboknya. Seberapa dalam lubang yang harus dibor disesuaikan dengan panjang fischer yang akan ditanam.

    proses mengebor tembok
    proses mengebor tembok
    lubang hasil pengeboran
    lubang hasil pengeboran

  6. Kemudian masukkan atau tanam fischer pada lubang yang telah dibuat (lihat tanda panah), gunakan palu.

    masukkan fischer pada lubang hasil pengeboran
    masukkan fischer pada lubang hasil pengeboran
    fischer telah terpasang atau tertanam di tembok
    fisher telah terpasang atau tertanam di tembok

  7. Lalu rekatkan terminal pada tembok, kemudian pasang dan kencangkan sekrup (lihat tanda panah) yang juga terpasang ke fischer yang telah ditanam tadi, gunakan obeng.

    rekatkan terminal pada tembok
    rekatkan terminal pada tembok

  8. Kemudian pasang kembali bagian atas terminal, lalu pasang dan kencangkan sekrup penguncinya (lihat tanda panah) dengan menggunakan obeng.

    pasang kembali sekrup pengunci terminal
    pasang kembali sekrup pengunci terminal

  9. Nah, langkah terakhir adalah melakukan uji coba fungsi terminal. Hubungkan steker terminal dengan stop kontak (lihat tanda panah atas), kemudian lihat apakah lampu indikator menyala (lihat tanda panah bawah), jika lampu indikator menyala artinya terminal berfungsi normal. Atau untuk afdol-nya silahkan coba hubungkan perangkat listrik ke lubang stop kontak pada terminal, hehehehe.

    uji fungsi terminal
    uji fungsi terminal

  10. Selesai. ^,^

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment