August 24, 2017

Fun Driving: Belajar Mengemudi Mobil Transmisi Manual (Gerak Maju)

Belajar Mengemudi Mobil Transmisi Manual (Gerak Maju)
Belajar Mengemudi Mobil Transmisi Manual (Gerak Maju)

Hehehehe, sebenarnya aku sudah lama sekali diminta untuk menulis tentang tulisan ini, yaitu tentang belajar mengemudikan mobil. Hmm, oke deh, kali ini aku mulai dari belajar mengemudikan mobil yang bertransmisi manual dulu yah, sementara untuk mobil bertransmisi otomatis (matic) akan aku bahas suatu saat nanti, hehehehe.

Oh iya, yang perlu diingat adalah tulisan ini adalah metode pembelajaran mengemudi yang aku tulis sendiri berdasarkan pengalamanku, dan mungkin ada perbedaan dengan metode pembelajaran orang lain. Dan sebagai informasi, aku tidak pernah mendapat pelajaran mengemudi dari kursus mengemudi. Aku belajar mengemudi secara tradisional ala kadarnya dengan gurunya adalah pamanku. Kenapa aku sebut ala kadarnya? Yup, karena aku hanya belajar dengan pamanku selama dua kali praktek, selebihnya aku dilepas mengemudi sendiri dan belajar secara otodidak, hehehehe.

Kalau tidak salah ingat aku mulai belajar mengemudi mobil pada saat aku duduk di kelas 3 SMA di sekitar awal tahun 2006. Mobil yang berjasa dalam pelajaran mengemudiku adalah Mitsubishi L300 pick up yang biasa disebut dengan mobil sayur karena fungsi mobil tersebut di rumah dulunya adalah mobil yang digunakan untuk mengangkut sayur, hehehehe.

Hmm, inti dan motivasinya, kalau aku bisa hanya dengan dua kali praktek belajar, harapannya anda-anda juga pasti bisa dong, siap? hehehehe. Imho, mengemudi mobil itu sifatnya learning by doing, artinya semakin sering dilakukan atau semakin tinggi jam terbang, potensi anda untuk bisa dan mahir akan semakin lebih cepat dan lebih tinggi juga. ^,^

instrument dasar pada mobil transmisi manual
instrumen dasar pada mobil transmisi manual

Keterangan:
  • A1  =  pedal rem, gunakan kaki kanan.
  • A2  =  pedal gas, gunakan kaki kanan.
  • B    =  pedal kopling, gunakan kaki kiri.
  • C1  =  tuas persneling, gunakan tangan kiri.
  • C2  =  tuas rem tangan, gunakan tangan kiri.
  • D    =  kemudi atau setir, gunakan tangan kanan (khusus pada tulisan ini).

Seperti gambar di atas, mayoritas mobil bertransmisi manual pabrikan Jepang memiliki panel instrumen yang serupa, walaupun ada sedikit yang berbeda misalnya pada posisi dan jenis rem tangan (hand brake) dan jenis alur persneling.

Pada tulisan kali ini panel instrumen dasar akan aku bagi berdasarkan anggota tubuh (tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan dan kaki kiri). Yup, pada mobil bertransmisi manual pengemudi dituntut bisa mengoperasikan mobil dengan mengaktifkan kedua tangan dan kedua kakinya, walaupun tidak secara terus-menerus, hehehehe.

instrumen bagian kaki
instrumen bagian kaki

Secara umum instrumen dasar bagian bawah yang dioperasikan menggunakan kaki terdiri dari tiga pedal, yaitu pedal gas (A2), pedal rem (A1) dan pedal kopling (B). Aturan dasar pada umumnya atau kasus di lapangan, kaki kanan digunakan untuk mengoperasikan pedal gas (A2) dan pedal rem (A1), sementara kaki kiri hanya untuk mengoperasikan pedal kopling (B).

Karena ini adalah tahap pembelajaran awal, pengoperasian pedal gas aku abaikan. Tujuannya untuk lebih memudahkan pengemudi dan melatih feeling pengemudi dalam menyelaraskan pedal kopling dengan kaki kiri. Alasan lainnya adalah untuk keamanan dan keselamatan, toh tanpa menekan atau menginjak pedal gas mobil pun sudah bisa bergerak walau perlahan, hehehehe.

instrumen bagian tangan kiri
instrumen bagian tangan kiri

Sementara untuk instrumen dasar bagian atas terdiri dari kemudi atau setir yang pada tulisan kali ini aku masukkan dalam kategori instrumen yang dioperasikan dengan menggunakan tangan kanan. Dan ada juga tuas persneling (C1) dan tuas rem tangan (C2) yang dioperasikan dengan menggunakan tangan kiri.

Hmm, aku anggap anda sudah bisa mengingat tentang fungsi dan letak instrumen dasar, serta dengan anggota tubuh bagian mana instrumen tersebut dioperasikan. Oh iya, selama belajar mintalah bantuan seorang pendamping untuk menemani anda. Kemudian carilah tempat yang sepi atau jauh dari keramaian, serta kondisi permukaan jalan yang rata dan agak lebar. Untuk tahap pembelajaran kali ini cukup cari tempat dengan panjang sekitar 25-30 meter saja. Nah, sekarang ayo kita mulai prakteknya, hehehehe.

gambaran praktek
gambaran praktek

  1. Masuklah ke dalam mobil. Kemudian atur dan setel posisi tempat duduk sampai anda merasa duduk dengan nyaman. Maksud 'nyaman' di sini adalah anda dapat duduk dengan kondisi di mana tangan dan kaki anda bisa mengoperasikan instrumen mobil dengan leluasa, serta anda dapat memandang ke depan dengan leluasa pula.
  2. Kemudian pasang sabuk pengaman.
  3. Lalu pastikan posisi persneling pada posisi netral dan rem tangan (hand brake) dalam posisi aktif, serta posisi ban depan atau posisi kemudi (setir) dalam keadaan lurus.

    tuas persneling (C1), tuas rem tangan (C2)
    tuas persneling (C1), tuas rem tangan (C2)

  4. Kemudian nyalakan mesin mobil.
  5. Lalu tekan sedikit (kaki cukup ditempel) pada pedal rem (lihat panah A) dengan kaki kanan. Sementara kaki kiri menekan penuh pedal kopling (lihat panah B).

    kaki kanan pada pedal rem (A), kaki kiri pada pedal kopling (B)
    kaki kanan pada pedal rem (A), kaki kiri pada pedal kopling (B)

  6. Kemudian dengan menggunakan tangan kiri, posisikan tuas persneling ke gigi 1. Caranya arahkan ke kiri, lalu ke atas (lihat tanda panah). Pada langkah ini posisi kaki kanan masih menempel pada pedal rem dan kaki kiri masih menekan penuh pedal kopling (seperti pada langkah nomor 5).

    persneling ke gigi 1
    persneling ke gigi 1

  7. Lalu non-aktifkan rem tangan (lihat tanda panah) dengan menggunakan tangan kiri. Pada langkah ini posisi kaki kanan masih menempel pada pedal rem dan kaki kiri masih menekan penuh pedal kopling (seperti pada langkah nomor 5).

    non-aktifkan rem tangan
    non-aktifkan rem tangan

  8. Kemudian kaki kanan lepaskan dari pedal rem, sementara itu kaki kiri melepas perlahan pedal kopling (lihat panah B). Nah, sampai di sini mobil akan mulai bergerak maju, lepas perlahan kaki kiri anda dari pedal kopling.
    Oh iya, mulai langkah ini pandangan anda diusahakan fokus melihat ke depan. Inilah salah satu peran dari pendamping, yaitu bisa membantu dan memandu anda memperhatikan keadaan sekitar ketika mobil mulai berjalan.
    Sebagai pemula, langkah melepas kaki kiri dari pedal kopling dan menyesuaikan laju mobil memang bisa dibilang agak sulit, karena jika terlalu cepat melepasnya dapat menyebabkan mesin mobil mati. Maka dari itu pada tulisan kali ini sengaja tidak aku bahas tentang mengoperasikan pedal gas, cukup pedal kopling dan pedal rem dulu, untuk melatih feeling pengemudi agar lebih mudah dalam pembelajaran tahap selanjutnya.

    kaki kiri peda pedal kopling diangkat perlahan (B)
    kaki kiri pada pedal kopling diangkat perlahan (B)

  9. Nah, tugas anda pada langkah ini adalah bagaimana membuat mobil bisa tetap melaju sampai batas yang telah ditentukan (sekitar 25-30 meter ke depan) hanya dengan memainkan pedal kopling dengan kaki kiri. Usahakan agar mesin mobil tidak mati akibat dari terlalu cepat atau terlalu tinggi mengangkat kaki kiri dari pedal kopling.
    Dan jika posisi mobil sudah mendekati garis batas (setelah mobil bergerak sekitar 25-30 meter ke depan), tekan penuh atau injak kembali pedal kopling (lihat panah B), sementara kaki kanan menekan perlahan pedal rem (lihat panah A) sampai mobil benar-benar berhenti.

    tekan penuh pedal kopling (B) dan tekan perlahan pedal rem (A)
    tekan penuh pedal kopling (B) dan tekan perlahan pedal rem (A)

  10. Setelah mobil berhenti, pindahkan atau posisikan persneling ke posisi netral, caranya cukup menggerakkannya atau mendorongnya sedikit ke bawah (lihat tanda panah). Cukup dorong sedikit saja karena kalau terlalu didorong bisa masuk ke gigi 2 atau gigi 4.
    Pada langkah ini posisi kaki kanan masih menempel pada pedal rem dan kaki kiri masih menekan penuh pedal kopling (seperti pada langkah nomor 9).

    posisikan persneling ke netral
    posisikan persneling ke netral

  11. Kemudian angkat kaki kiri dari pedal kopling dan angkat juga kaki kanan dari pedal rem. Lalu aktifkan rem tangan (lihat tanda panah).

    aktifkan rem tangan
    aktifkan rem tangan

  12. Kemudian matikan mesin mobil. Selesai. ^,^

*) Ulangi pembelajaran ini agar lebih cepat bisa dan feeling semakin terasah. Oh iya, kombinasikan tahap pembelajaran gerak maju ini dengan tahap pembelajaran selanjutnya (gerak mundur).

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment