July 23, 2017

Sekring Pada Toyota Kijang Super

Sekring Toyota Kijang Super
Sekring Toyota Kijang Super

Sekring pada mobil adalah salah satu komponen yang berhubungan dengan sistem kelistrikan pada mobil tersebut. Hmm, secara umum fungsinya bisa dikatakan sama dengan sekring pada sistem kelistrikan rumah, yaitu sebagai pengaman pada suatu rangkaian listrik dengan cara memutus arus pada rangkaian apabila terjadi kelebihan arus listrik yang melewati rangkaian tersebut.

Jika kelistrikan mobil masih standar, baik secara komponen dan instalasinya, sekring termasuk salah satu komponen pada mobil yang umur pemakaiannya termasuk lama, atau dengan kata lain jarang sekali rusak. Akan tetapi komponen ini sering bermasalah apabila pada mobil tersebut telah mengalami modifikasi atau ada penambahan komponen dengan instalasi yang kurang baik. Contohnya, bohlam lampu depan diganti dengan yang ukuran dayanya lebih besar agar lampu depan menjadi lebih terang. Atau pada kasus mobil yang sudah berumur, masalah juga bisa disebabkan oleh kondisi instalasi dan kabel-kabel yang sudah longgar, getas atau rusak.

keterangan ukuran sekring
keterangan ukuran sekring

Pada mobil Toyota Kijang Super sekring tersusun dan terkumpul di dalam satu tempat yang lazim disebut dengan rumah sekring (fuse box), terletak di sekitar bawah kemudi (setir) bagian kanan. Untuk membuka penutup rumah sekring tidak perlu menggunakan alat, cukup pakai tangan sudah bisa dibuka dengan mudah. Begitu pula untuk melepas dan memasang sekring, cukup mudah dilakukan dengan tangan kosong. Hmm, tetapi hal yang perlu diingat ketika ingin melepas dan memasang sekring, pastikan kontak dalam posisi mati (off) dan posisi tuas fungsi juga harus dalam posisi off.

Jika melihat keterangan pada tutup rumah sekring ada sembilan buah sekring dengan fungsinya masing-masing. Akan tetapi untuk mobil Toyota Kijang Super hanya ada delapan buah sekring, atau kurang satu buah yaitu sekring untuk fungsi pemanas (heater). Adapun ke delapan fungsi sekring tersebut adalah:
  • Charge dengan ukuran 7,5 ampere (cokelat)
  • Hazard (lampu hazard) dengan ukuran 10 ampere (merah)
  • Stop (lampu rem) dengan ukuran 15 ampere (biru)
  • Tail (lampu senja) dengan ukuran 15 ampere (biru)
  • Head (lampu depan) dengan ukuran 20 ampere (kuning)
  • CIG (pemantik api) dengan ukuran 15 ampere (biru)
  • Wiper (penyapu air) dengan ukuran 15 ampere (biru)
  • Engine (mesin) dengan ukuran 10 ampere (merah)

Nah, apabila sekring mengalami kerusakan atau istilahnya sekring putus, akan berdampak dengan tidak berfungsinya komponen yang berhubungan dengan sekring tersebut. Misalnya sekring Stop mengalami kerusakan yang akan membuat lampu rem tidak akan menyala atau tidak berfungsi ketika dioperasikan. Lampu rem tidak akan menyala ketika pedal rem diinjak. Jika hal seperti ini terjadi, silahkan ganti sekring yang rusak tersebut dengan sekring baru. Harganya tidak mahal kok, hanya sekitar Rp.1.000 - Rp.2.000,- per buah untuk yang model dan bahan biasa (plastik). Ada juga yang berbahan keramik, harganya lebih mahal sedikit.

ukuran sekring berdasarkan warna
sekring berdasarkan warna

Oh iya, untuk mengetahui ukuran atau nilai sekring bisa dilihat dari warnanya, yaitu:
  • 5 ampere     =  oranye
  • 7,5 ampere  =  cokelat
  • 10 ampere   =  merah
  • 15 ampere   =  biru
  • 20 ampere   =  kuning
  • 25 ampere   =  bening atau putih
  • 30 ampere   =  hijau

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment