May 29, 2017

Tekanan Angin Ban Toyota Kijang Super

Tekanan Angin Ban
Tekanan Angin Ban

A : "Lae, cek angin, kasih 35 rata."
B : "Siap."


Pada tulisan kali ini aku akan menjelaskan sedikit tentang tekanan angin atau tekanan udara pada ban mobil Toyota Kijang Super (5K-KF40). Yup, tekanan angin ban memang terkadang sering disepelekan oleh beberapa pengemudi mobil (terutama pengemudi pemula), pokoknya asal tidak kempes dan masih bisa jalan ya tetap dibiarkan dan jalan terus, huhuhuhu. Padahal tekanan angin ban adalah hal yang sangat penting dalam berkendara.

Setiap pabrikan mobil memberikan penjelasan tentang hal tekanan angin ban, biasanya tertera pada bagian body mobil di sekitar pintu mobil bagian pengemudi. Pada mobil Toyota Kijang Super (5K-KF40) pun tertera keterangan tentang tekanan angin ban pada bagian tersebut (lihat gambar di bawah).

tekanan angin ban sesuai standar pabrik
tekanan angin ban sesuai standar pabrik

Nah, gambar di atas menjelaskan tentang ukuran tekanan angin ban yang dianjurkan oleh pabrikan untuk mobil tersebut (Toyota Kijang Super, 5K-KF40). Lalu bagaimana cara membacanya? Bingung tho? Pada dialog di awal artikel ini ada kata-kata 'cek angin, kasih 35 rata', sementara pada keterangannya hanya tertera angka 1,80 - 2,00 - 3,50 - 3,75 dan 4,00.

Angka 35 pada dialog adalah dalam satuan psi (pound per square inch) yang lazim digunakan sebagai satuan tekanan angin ban oleh pelaku kedai ban di daerah sekitarku, ada juga yang menggunakan satuan kpa (kilo pascals). Sementara angka-angka yang tertera di body mobil adalah dalam satuan kgf/cm2. Nah, jadi terlebih dulu harus dikonversi ke satuan yang sama.

Oke deh, sekarang mari kita coba baca keterangan yang tertera pada gambar di atas tadi. Di situ terdapat 3 kolom dan 6 baris. Supaya lebih mudah membacanya kita pecah menjadi per 3 baris.

Pada 3 baris atas kita sebut saja adalah kondisi A. Ukuran ban yang digunakan sebagai acuan pada kondisi adalah ban dengan ukuran dan kode 5,50-13-6PR-LT (ban depan) dan 5,50-13-8PR-LT (ban belakang), silahkan lihat pada baris 1. Nah, dari kode tersebut bisa dibaca bahwa velg standar pada mobil Toyota Kijang Super (5K-KF40) adalah velg berukuran 13.

Kemudian pada baris 2 adalah ukuran tekanan angin ban yang dianjurkan pada kondisi jalan selain jalan raya (jalan aspal mulus), yaitu sebesar 1,80 kgf/cm2 (ban depan) dan 3,75 kgf/cm2 (ban belakang). Untuk merubah dari satuan kgf/cm2 ke satuan psi dan kpa digunakan perbandingan 1:14,22:98,07 atau 1 kgf/cm2 = 14,22 psi = 98,07 kpa. Dengan perbandingan tersebut di dapat:
  • ban depan  =  1,80 kgf/cm2  =  25,6 psi  =  176,52 kpa
  • ban belakang  =  3,75 kgf/cm2  =  53,3 psi  =  367,75 kpa

Kemudian pada baris 3 adalah ukuran tekanan angin ban yang dianjurkan pada kondisi jalan raya (jalan aspal mulus), yaitu sebesar 2,00 kgf/cm2 (ban depan) dan 4,00 kgf/cm2 (ban belakang), atau dalam satuan lain adalah:
  • ban depan  =  2,00 kgf/cm2  =  28,5 psi  =  196,13 kpa
  • ban belakang  =  4,00 kgf/cm2  =  56,9 psi  =  392,23 kpa

Sekarang mari kita baca pada 3 baris terakhir atau sebut saja kondisi B. Ukuran ban yang digunakan sebagai acuan pada kondisi ini adalah ban dengan ukuran dan kode 16SR13-6PR-LT (ban depan) dan 16SR13-8PR-LT (ban belakang).

Pada baris 5 adalah ukuran tekanan angin ban yang dianjurkan untuk kondisi jalan selain jalan raya (jalan aspal mulus), yaitu:
  • ban depan  =  1,80 kgf/cm2  =  25,6 psi  =  176,52 kpa
  • ban belakang  =  3,5 kgf/cm2  =  49,78 psi  =  343,23 kpa

Sementara pada baris terakhir atau baris 6 adalah ukuran tekanan angin ban yang dianjurkan untuk kondisi jalan raya (jalan aspal mulus), yaitu:
  • ban depan  =  2,00 kgf/cm2  =  28,5 psi  =  196,13 kpa
  • ban belakang  =  3,75 kgf/cm2  =  53,3 psi  =  367,75 kpa

Yup, konversi sudah kita lakukan dan angka-angka tersebut sudah ketahuan nilainya dalam satuan psi. Hmm, tapi kenapa tidak ditemui atau selisih agak jauh dari angka 35 psi? Hohohoho.

Jawabannya karena ukuran velg dan ukuran ban yang digunakan pada mobil tersebut sudah mengalami modifikasi atau sudah diubah, hehehehe. Seperti yang sudah aku singgung sebelumnya, bahwa ketentuan ukuran di atas berlaku apabila velg dan ban masih dalam kondisi standar, di mana velg standar berukuran 13 dan ukuran ban juga sesuai standar yang disarankan pabrik.

Nah, velg yang digunakan saat ini adalah velg berukuran 14 dengan ban ukuran 185/70 R14 88H (GT Radial Classiro). Hmm, kalau kondisi velg dan ban diubah bagaimana cara menentukan tekanan angin ban tersebut? Sebenarnya sangat mudah menentukannya, karena hal tersebut tertera pada dinding ban (lihat gambar di bawah).

keterangan pada dinding ban (1)
keterangan pada dinding ban (1)

Pada gambar di atas tertera angka 240 kpa atau 35 psi untuk beban maksimum. Jadi idealnya tekanan angin pada ban tersebut adalah sekitar 35 psi.

keterangan pada dinding ban (2)
keterangan pada dinding ban (2)

Pada dinding ban tersebut juga dijelaskan ban jangan sampai diisi angin melebihi tekanan 275 kpa atau 40 psi.

Hmm, lantas bagaimana dengan ukuran tekanan angin ban pada mobil Toyota Kijang Super milikku? Berdasarkan pengalaman dan kebiasaanku, tekanan angin ban aku isi dengan tekanan 35 psi atau 240 kpa untuk masing-masing ban, termasuk ban serep (cadangan) karena kelima ban tersebut identik.

Kondisi tersebut berlaku untuk pemakaian harian karena perjalananku mayoritas kondisi jalannya bisa dikatakan bagus. Nah, kalau aku sedang melintasi jalanan yang kurang bagus atau bukan jalan aspal biasanya tekanan angin ban aku kurangi sekitar 10-15% atau tekanan angin ban yang digunakan adalah sekitar 30-32 psi. Oh iya, jangan lupa untuk selalu memeriksa tekanan angin ban setiap seminggu atau dua minggu sekali. ^,^


Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment