February 5, 2016

Pasang Ban Tubeless Di Yamaha Mio J

Ban Tubeless Di Yamaha Mio J
Ban Tubeless Di Yamaha Mio J

Penggunaan ban luar tipe tubeless (ban tanpa ban dalam) di sepeda motor saat ini sudah banyak digunakan, ini dikarenakan perawatannya yang mudah dan tidak perlu khawatir apabila ban tertusuk benda tajam seperti paku, kawat, beling dan sebagainya (asalkan benda tajam yang tertancap atau merusak ban tidak terlalu besar dan masih menempel di ban). Dan juga sepeda motor yang diproduksi saat ini mayoritas sudah menggunakan velg casting wheel (atau sering disebut velg racing) sehingga pemilik sepeda motor tidak perlu lagi membeli velg khusus karena velg tipe casting wheel (cw) bisa dipasang ban tipe tubeless.

Pada tulisan kali ini aku akan menceritakan tentang penggantian ban luar bagian belakang pada sepeda motor Yamaha Mio J milik Mbak Mila. Secara usia, sepeda motor ini sudah berusia sekitar 3,5 tahun tetapi jarak tempuh yang tercatat di odometer baru sekitar 12.000-an kilometer. Dapat disimpulkan jika dilihat dari segi jarak tempuh maka ban masih dapat digunakan, tetapi dari segi usia ban sudah dapat dipertimbangkan untuk diganti, apalagi ban tersebut sudah beberapa kali tertusuk benda tajam.

Oh iya, pada sepeda motor ini aku jumpai kasus yang aneh (entah ini terjadi hanya di sepeda motor ini atau anda pun pernah mengalaminya), yaitu apabila dikendarai untuk perjalanan jarak jauh, ban dalam bisa kempes dengan sendirinya di tengah perjalanan, dan yang anehnya bagian yang bocor pasti selalu di bagian dinding ban yang disebabkan oleh panas yang berlebih, bukan disebabkan oleh tertusuk atau tertancap benda tajam. Aneh kan? Jelas, dan ini yang membuatku selalu merasa was-was apabila mengendarai sepeda motor ini untuk jarak jauh.

Perlu diketahui sebelumnya sepeda motor ini menggunakan ban luar bagian belakang dengan merk dan ukuran IRC NR76 80/90-14 tubetype (menggunakan ban dalam), dan akan aku ganti dengan merk dan ukuran FDR Sport XR Evo 90/80-14 tubeless (tanpa ban dalam). Secara ukuran ban baru lebih lebar sekitar 10 milimeter dan juga lebih berat karena ban tubeless karetnya lebih rapat dan padat daripada ban tubetype.

Dalam hal pemilihan merk, aku memilih merk tersebut karena sudah berpengalaman dengan merk, jenis ulir dan tipe ban tersebut (hanya berbeda ukuran, di V-ixion menggunakan ukuran 110/70-17) yang sudah lebih dulu terpasang di sepeda motorku, si Nero, Yamaha V-ixion yang sudah digunakan sekitar 2,5 tahun dan aku merasa puas menggunakannya. Serta untuk masalah ukuran aku memilih ukuran tersebut karena tidak jauh berbeda dengan ukuran ban sebelumnya dan yang lebih penting adalah ban bisa berfungsi secara normal dan tidak mengganggu bagian sepeda motor lainnya.

ban luar FDR Sport XR Evo masih dalam kemasan
ban luar FDR Sport XR Evo masih dalam kemasan
penampakan ban luar FDR Sport XR Evo
penampakan ban luar FDR Sport XR Evo
tutup pentil ban tubeless
tutup pentil ban tubeless

Sebagai acuan, ban luar tersebut aku beli dengan harga Rp.174.000,- dan tutup pentil ban tubeless seharga Rp.5.000,-, serta biaya jasa pasang ban Rp.10.000,-. (harga per Februari 2016, ini hanya sebagai acuan dan referensi karena di setiap daerah mungkin tidaklah sama).

ban lama (sebetulnya masih bagus sih, tapi . . . hehehehe)
ban lama (sebetulnya masih bagus sih, tapi . . . hehehehe)
ban baru dan ban lama
ban baru dan ban lama

Dan, setelah dipasang, tarraaaaa.

penampakan dari dekat
penampakan dari dekat
penampakan penuh
penampakan penuh

Oh iya, sebagai pengingat tak lupa aku ambil gambar angka yang tertera di odometer.

angka odometer saat mengganti ban
angka odometer saat mengganti ban

Hmm oke deh, cukup sekian dulu dan terima kasih sudah berkunjung serta membaca tulisanku. ^,^

4 comments:

  1. Jadi cuma ban belakang doang yg tubles gan? ban depan kagak? Punya saya juga ada masalah di ban belakang mio j

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk sementara ini ban belakang dulu, ban depan masih layak pakai dan tidak bermasalah. ^,^

      Delete