May 18, 2015

Membersihkan Saklar Kiri (Left Holder) Yamaha V-ixion

Saklar Kiri (Left Holder) Yamaha V-ixion
Saklar Kiri (Left Holder) Yamaha V-ixion

Tiga hari yang lalu ketika berkunjung ke kantor cabang perusahaan, aku mendapati salah satu rekan kerjaku bermuka murung, lantas aku tanya kenapa, ternyata waktu pagi ketika dalam perjalanan ke kantor ia bertemu razia kendaraan bermotor dan diberhentikan oleh petugas, kemudian seperti biasa ditanya dan diminta memperlihatkan kelengkapan surat kendaraan. Untuk hal surat-menyurat sih tidak ada masalah alias lengkap (SIM dan STNK lengkap dibawa), nah masalahnya muncul ketika ia diminta untuk membunyikan klakson sepeda motornya. Nasib apes, ketika diminta membunyikan klakson, klakson sepeda motornya tidak berbunyi. Dan menurut pengakuannya, terpaksa deh akhirnya kena tilang jadinya gara-gara klakson tak berbunyi.

Hmm, setelah mendengar cerita rekan kerjaku itu jadi agak kepikiran juga dengan kondisi klakson di sepeda motorku, terkadang bunyi dan terkadang juga tidak bunyi, hehehehe. Tapi beruntung, selama ini aku jarang diberhentikan oleh petugas ketika bertemu razia kendaraan, mungkin petugasnya malas atau dirasa buang-buang waktu kali yah jika memberhentikan aku, padahal kalau aku diberhentikan dan kebetulan diberhentikan oleh petugas seperti yang menilang rekan kerjaku, mungkin aku bisa kena tilang juga akibat klakson tidak berbunyi. ^,^

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti kejadian rekan kerjaku, ada baiknya klakson sepeda motorku kuperbaiki (selama masih bisa diperbaiki olehku sendiri), dan juga sekalian memeriksa saklar lampu sein yang terkadang agak susah ketika hendak dihidupkan atau dimatikan, dan juga saklar lampu jauh langsung (pass beam) yang terkadang berfungsi terkadang tidak. Waduh, ternyata agak banyak juga masalahnya yah. Oke deh, mari kita mulai acaranya.

  • Siapkan peralatan berupa obeng (+), cairan pembersih WD-40, kain lap atau kertas tisu.
obeng (+) dan cairan pembersih WD-40
obeng (+) dan cairan pembersih WD-40

  • Buka dua buah sekrup yang terletak pada bagian bawah kotak saklar dengan menggunakan obeng (+), (lihat tanda panah).
kotak saklar dilihat dari bawah
kotak saklar dilihat dari bawah

  • Setelah bagian atas dan bawah terpisah, lalu buka sekrup bagian pembatas yang terletak di kotak saklar bagian bawah. (lihat tanda panah).
kotak saklar bagian bawah
kotak saklar bagian bawah

  • Simpan dan amankan sekrup dan tutup pembatas (penutup kotak saklar bagian bawah).
sekrup dan tutup pembatas kotak saklar
sekrup dan tutup pembatas kotak saklar

  • Bersihkan bagian dalam kotak saklar dengan menyemprotkan cairan pembersih, lalu bersihkan kotorannya menggunakan kain lap atau kertas tisu.
  • Kemudian hidupkan kontak dan coba hidupkan masing-masing saklar, apakah berfungsi dengan benar.
isi bagian dalam kotak saklar
isi bagian dalam kotak saklar

  • Setelah bersih dan saklar berfungsi normal, tutup kembali bagian tengah dengan pembatas, kencangkan sekrupnya menggunakan obeng (+).
kotak saklar bagian bawah
kotak saklar bagian bawah

  • Lalu pasang kembali kotak saklar seperti semula, kencangkan sekrupnya.
kotak saklar dilihat dari bawah
kotak saklar dilihat dari bawah

  • Kotak saklar telah terpasang seperti semula.
kotak saklar telah terpasang seperti semula
kotak saklar telah terpasang seperti semula

  • Bersihkan juga bagian speaker klakson yang terletak di bawah lampu depan, pastikan kabel beserta konektornya tersambung dengan baik.
speaker klakson
speaker klakson

  • Selesai, kendaraan kembali siap untuk dikendarai.
siap dikendarai
siap dikendarai

Alhamdulillah, selesai juga acaranya, hehehehe. Pada kasus kali ini dapat disimpulkan bahwa penyebab klakson kadang bunyi kadang tidak adalah terdapat kumpulan kotoran atau debu dan ada juga sedikit karat yang membuat saklar klakson tidak bekerja optimal. Begitu juga yang ditemui pada saklar bagian lampu sein dan lampu jauh langsung (pass beam).

Akhirnya sekarang terasa lega karena semua perlengkapan (terutama lampu sein dan klakson) sepeda motorku sudah berfungsi seperti sedia kala dan tidak ada perasaan was-was lagi apabila suatu saat bertemu dengan razia kendaraan. Oke deh, semoga bermanfaat, bye. ^,^

No comments:

Post a Comment